Cegah Penyakit Zoonosis, Lampung Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Monitoring dan Evaluasi Program Rightsizing Surveilans Sentinel ILI–SARI. (Foto: ist)

Monitoring dan Evaluasi Program Rightsizing Surveilans Sentinel ILI–SARI. (Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Potensi keterkaitan penyakit pernapasan antara manusia dan hewan (zoonosis) memerlukan sistem deteksi yang lebih terintegrasi.

Solusi: Penguatan surveilans sentinel melalui program Rightsizing dan pendekatan One Health untuk memetakan wilayah risiko.

Data: Kegiatan melibatkan Kemenkes, CDC, serta dinas terkait untuk mengintegrasikan data profiling peternakan unggas di Lampung.

(Kitani.id): Pemerintah Provinsi Lampung terus memperketat pengawasan terhadap potensi penyebaran penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung turut ambil bagian dalam evaluasi program surveilans penyakit pernapasan.

Langkah ini dilakukan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Rightsizing Surveilans Sentinel ILI–SARI yang digelar di Bandar Lampung, Kamis (12 Februari 2026). Sinergi ini melibatkan berbagai lembaga internasional dan nasional demi menjaga stabilitas kesehatan masyarakat serta lingkungan.

Baca Juga  Pemerintah Bangun Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Guna Lindungi Peternak Kecil

Pendekatan One Health untuk Keamanan Pangan

Fokus utama dalam pertemuan ini adalah penerapan pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Melalui sistem ini, pemerintah berupaya mendeteksi dini sindrom Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI). Dinas Peternakan berperan penting dalam menyediakan data profiling peternakan unggas guna memetakan wilayah yang memiliki risiko tinggi.

Keterkaitan antara penyakit respiratori pada manusia dan populasi hewan ternak menjadi poin krusial yang terus dipantau. “Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sistem surveilans melalui peningkatan kualitas pelaporan dan koordinasi lintas sektor,” jelas perwakilan tim dalam diskusi di Hotel Arte tersebut.

Baca Juga  Pemerintah Kucurkan KUR Rp 50 Triliun, Peternak Ayam Lampung Siap Pasok Program Makan Bergizi

Selain itu, para ahli membahas mekanisme respon terpadu agar penanganan di lapangan bisa dilakukan secara cepat dan tepat. Tim reaksi cepat disiapkan untuk menghadapi potensi kejadian penyakit zoonotik yang sewaktu-waktu bisa muncul. Penguatan analisis data ini diharapkan mampu memberikan gambaran akurat bagi otoritas kesehatan dalam mengambil kebijakan.

Pemetaan Risiko di Wilayah Peternakan

Diskusi teknis yang berlangsung juga menekankan pentingnya integrasi data antara sektor kesehatan dan peternakan. Dengan adanya profiling peternakan yang jelas, pemetaan wilayah berisiko di Provinsi Lampung menjadi lebih mudah dilakukan.

Langkah preventif ini sangat menguntungkan bagi para peternak lokal agar usaha mereka terhindar dari wabah penyakit menular. Melalui koordinasi yang solid antara Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan, deteksi dini terhadap virus influenza dapat dilakukan lebih efektif.

Baca Juga  Ayam Petelur Jati Agung Produktif, Dukung Program Makan Gizi Gratis

Partisipasi dari CDC dan Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pengawasan di Lampung telah mengikuti standar internasional. Harapannya, sinergi ini dapat mewujudkan penyediaan informasi yang akurat bagi masyarakat dan pelaku usaha tani.

Pencegahan yang terencana dengan baik akan meminimalisir dampak kerugian ekonomi di sektor peternakan. Dengan demikian, kesehatan masyarakat terjaga dan ekosistem peternakan di Bumi Ruwa Jurai tetap aman serta produktif. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal
Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur
Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum
Pemerintah Bangun Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Guna Lindungi Peternak Kecil
Sapi BIBD Lampung Diuji Lab, Jamin Kualitas Straw dan Bibit Unggul
Dua Perusahaan Unggas di Lampung Utara Audit NKV, Jamin Telur Aman Konsumsi
Ayam Petelur Jati Agung Produktif, Dukung Program Makan Gizi Gratis
Strategi Pemprov Lampung Cegah PMK Melalui Edukasi Peternak

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:36 WIB

Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 19:21 WIB

Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur

Senin, 23 Februari 2026 - 09:26 WIB

Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:04 WIB

Pemerintah Bangun Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Guna Lindungi Peternak Kecil

Senin, 9 Februari 2026 - 22:27 WIB

Sapi BIBD Lampung Diuji Lab, Jamin Kualitas Straw dan Bibit Unggul

Berita Terbaru