Stok Bahan Baku Pupuk Nasional Tetap Aman di Tengah Konflik Timur Tengah

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah mengalihkan sumber impor ke Asia Tengah (Kazakhstan & Uzbekistan) dan mengandalkan pasokan dari wilayah non-konflik.(Ilustrasi: Kitani.id)

Pemerintah mengalihkan sumber impor ke Asia Tengah (Kazakhstan & Uzbekistan) dan mengandalkan pasokan dari wilayah non-konflik.(Ilustrasi: Kitani.id)

Inti berita:

Masalah: Eskalasi perang di Timur Tengah berpotensi mengganggu pasokan bahan baku pupuk global, terutama sulfur.

Solusi: Pemerintah mengalihkan sumber impor ke Asia Tengah (Kazakhstan & Uzbekistan) dan mengandalkan pasokan dari wilayah non-konflik.

Data: Kapasitas produksi Pupuk Indonesia mencapai 14,5 juta ton per tahun, cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik.

(Kitani.id): Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai berdampak pada jalur perdagangan dunia. Pemerintah kini menyiapkan strategi untuk mengantisipasi gangguan pengiriman bahan baku utama industri pertanian. Salah satu fokus utama adalah memastikan ketersediaan nutrisi tanaman bagi petani di seluruh tanah air tetap terjaga.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengungkapkan rencana untuk mengalihkan sumber impor dari wilayah terdampak ke negara-negara Asia Tengah. Kawasan Eurasia seperti Kazakhstan dan Uzbekistan dinilai memiliki potensi besar untuk menggantikan pasokan yang selama ini bergantung pada Timur Tengah.

Baca Juga  Mirza Dorong Hilirisasi, Pringsewu Jadi Pusat Tepung Mocaf Lampung

“Pupuk kita mau mengambil dari Eropa Timur, seperti Kazakhstan dan Uzbekistan. Itu banyak, bisa dialihkan dari situ,” ujar Budi Santoso di Jakarta, Jumat (27 Maret 2026).

Pengalihan Sumber Impor ke Wilayah Aman

Hingga saat ini, otoritas perdagangan belum menerima keluhan terkait kendala pengadaan dari produsen nasional. Hal ini menandakan bahwa rantai pasok dan stok cadangan di gudang-gudang penampungan masih berada pada level yang mencukupi. Pemerintah terus memantau situasi agar aktivitas tanam di tingkat petani tidak terganggu.

Baca Juga  Lampung Selatan Siap Pasok Telur dan Daging untuk Program Makan Bergizi Gratis

PT Pupuk Indonesia (Persero) juga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Perusahaan plat merah ini memiliki kapasitas produksi yang besar dan cadangan stok bahan baku yang memadai. Distribusi ke daerah-daerah dipastikan tetap berjalan normal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami memastikan stok bahan baku pupuk nasional tetap aman sehingga petani dapat terus menanam tanpa perlu khawatir,” ungkap Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Yehezkiel Adiperwira.

Diversifikasi Pasokan Fosfat dan Kalium

Kekuatan industri pupuk dalam negeri didukung oleh diversifikasi sumber bahan baku dari berbagai benua. Saat ini, pasokan fosfat didatangkan dari negara-negara Afrika Utara seperti Maroko dan Aljazair. Sementara itu, kebutuhan kalium dipenuhi dari Kanada dan Laos yang berada jauh dari zona konflik.

Baca Juga  Strategi Pompanisasi, Jurus Mentan Amran Amankan 2,2 Juta Hektar Sawah dari El Nino

Untuk bahan baku sulfur yang biasanya berasal dari Uni Emirat Arab atau Qatar, perusahaan sudah menyiapkan alternatif dari Kanada. Dengan pemetaan sumber daya yang luas, risiko gangguan produksi dapat ditekan seminimal mungkin.

Kapasitas produksi grup yang mencapai 14,5 juta ton per tahun menjadi jaminan bahwa kebutuhan domestik, terutama urea, akan terpenuhi secara mandiri.

Strategi ini diharapkan memberikan ketenangan bagi para petani, termasuk di wilayah Lampung, agar tetap fokus pada peningkatan produktivitas lahan.

Pemerintah menjamin ketersediaan dan keterjangkauan sarana produksi pertanian tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika global.(*)

Berita Terkait

Inovasi Riset Sektor Peternakan, BRIN Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Potensi Hilirisasi Komoditas Unggulan, Mentan Amran: Indonesia Jadi Rujukan Dunia
Hilirisasi Pertanian Lampung Utara Jadi Kunci Ekonomi di Musrenbang 2027
Konflik Timur Tengah Mengancam, Pemprov Lampung Jaga Sektor Pertanian Tetap Stabil
Presiden Prabowo Instruksikan Tutup SPPG Bermasalah yang Sajikan Menu Tak Layak
Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus
Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:11 WIB

Stok Bahan Baku Pupuk Nasional Tetap Aman di Tengah Konflik Timur Tengah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:36 WIB

Inovasi Riset Sektor Peternakan, BRIN Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:38 WIB

Potensi Hilirisasi Komoditas Unggulan, Mentan Amran: Indonesia Jadi Rujukan Dunia

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:31 WIB

Hilirisasi Pertanian Lampung Utara Jadi Kunci Ekonomi di Musrenbang 2027

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:12 WIB

Konflik Timur Tengah Mengancam, Pemprov Lampung Jaga Sektor Pertanian Tetap Stabil

Berita Terbaru