Inti Berita:
• Masalah: Optimalisasi penyerapan gabah petani sesuai standar kualitas dan usia panen.
• Solusi: Kerja sama (MOU) antara BPPSDMP Kementan dengan Perum Bulog untuk pendampingan petani.
• Data: Target penyerapan gabah setara beras mencapai 4 juta ton pada tahun 2026.
(Kitani.id): Pemerintah memperkuat sinergi antara penyuluh pertanian (PPL) dan Perum Bulog di lapangan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan penyerapan gabah petani berjalan maksimal tahun ini.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk menjaga ketahanan pangan. Kepala BPPSDMP menegaskan pentingnya peran penyuluh dalam membantu proses penyerapan di tingkat bawah.
Selain itu, keterlibatan aktif PPL diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi para petani. Kondisi ini menjadi angin segar untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional.
Kawal Kualitas Gabah di Tingkat Petani
Direktur Utama Bulog M. Rizal Ramdani menyatakan, target serapan tahun 2026 mencapai 4 juta ton. Namun, angka besar ini memerlukan kerja keras bersama antara PPL, Babinsa, dan Bulog. Fokus utama saat ini adalah memastikan gabah yang dipanen sesuai kriteria.
“Kami mohon dengan segala hormat kepada teman-teman PPL untuk membantu pada saat pemilihan gabah-gabah yang siap usia panen,” ujar Dirut Bulog.
PPL diminta mengarahkan petani mengenai standar gabah yang layak masuk ke gudang Bulog. Semoga dedikasi para petugas di lapangan menjadi ladang ibadah untuk kemajuan pertanian.(*)








