Gubernur Mirza Siapkan POC dan Mesin Pengering untuk Dongkrak Produktivitas Petani Tubaba

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inti Berita:

Masalah: Rendahnya nilai tambah hasil bumi dan ketergantungan petani pada tengkulak luar daerah.

Solusi: Distribusi Pupuk Organik Cair (POC), penyediaan mesin dryer 20 ton, dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih.

Data: Penggunaan POC diproyeksikan meningkatkan hasil panen hingga 20% dan menjaga kualitas jagung saat harga tidak stabil.

(Kitani.id): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membawa komitmen besar untuk memodernisasi sektor pertanian di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Dalam kunjungannya pada Rabu (4 Maret 2026), sosok yang akrab disapa Gubernur Mirza ini menekankan pentingnya kedaulatan petani atas hasil buminya sendiri.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di “Bumi Ragem Sai Mangi Wawai”. Gubernur Mirza menyoroti potensi besar komoditas singkong dan jagung yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi warga Tubaba.

Baca Juga  Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen

Namun, ia menyayangkan jika hasil panen tersebut hanya keluar daerah sebagai bahan mentah tanpa memberikan nilai tambah maksimal bagi petani lokal. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong transformasi pertanian dari hulu hingga ke hilir.

Pupuk Organik dan Teknologi Pasca-Panen

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Lampung mengalokasikan bantuan Pupuk Organik Cair (POC) bagi para petani di Tubaba. Penggunaan pupuk ini diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas lahan hingga 15-20 persen secara berkelanjutan. Selain kesuburan tanah, aspek kualitas hasil panen juga menjadi perhatian serius pemerintah.

Baca Juga  Stabilitas Harga Pangan Lampung, Gubernur Mirza Pastikan Stok Aman Jelang Ramadan

Gubernur menjanjikan bantuan mesin pengering (dryer) dengan kapasitas mencapai 20 ton. Fasilitas ini bertujuan untuk menjaga kualitas jagung dan padi tetap prima, terutama saat musim penghujan atau ketika harga pasar sedang goyang. Dengan adanya mesin pengering ini, petani diharapkan tidak lagi terpaksa menjual hasil panen dengan harga rendah karena alasan kadar air yang tinggi.

Koperasi Desa Lawan Rantai Tengkulak

Strategi pembangunan pertanian ini juga diperkuat dengan peluncuran program Koperasi Desa Merah Putih. Program ini hadir sebagai solusi untuk memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak dari luar daerah. Koperasi nantinya akan dibekali armada transportasi mandiri guna menjaga stabilitas harga di tingkat desa.

Baca Juga  Gubernur Mirza Kasih Jalan untuk Anak Muda Lampung Jadi Petani Modern

“Kita ingin nilai tambah komoditas unggulan tetap dirasakan petani kita. Jangan hanya keluar sebagai bahan mentah tanpa dampak ekonomi maksimal,” tegas Gubernur Mirza di hadapan Bupati Novriwan Jaya dan jajaran pemerintah daerah.

Pembangunan infrastruktur jalan, seperti ruas Penumangan–Unit 6, juga terus dipacu untuk memperlancar distribusi hasil pertanian. Dengan konektivitas yang lebih baik, biaya logistik petani dapat ditekan sehingga kesejahteraan masyarakat agraris di Tubaba semakin meningkat.(*)

Berita Terkait

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus
Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa
Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026
Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas
Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen
Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:13 WIB

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:02 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:52 WIB

Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:37 WIB

Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB