Inti Berita:
• Masalah: Potensi gangguan keamanan dan pencurian hasil bumi pada malam hari.
• Solusi: Patroli rutin Polsek Tanjung Bintang untuk menjaga aset pangan.
• Data: Pengecekan lahan jagung di Desa Sindang Sari pukul 21.15 WIB.
(Kitani.id): Malam yang dingin di Tanjung Bintang tidak menyurutkan langkah para petugas. Personel Polsek Tanjung Bintang menyisir area lahan ketahanan pangan pada Kamis (12 Februari 2026) malam. Mereka memastikan tanaman jagung di Desa Sindang Sari tetap aman terjaga. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 21.15 WIB dengan penuh kewaspadaan tinggi.
Langkah kaki Aiptu Randi dan Bripka Jefry memecah keheningan malam itu. Mereka menyasar lahan pertanian yang menjadi bagian program ketahanan pangan nasional.
Selain mengecek kesuburan tanaman, petugas juga memantau potensi aksi kriminalitas. Fokus utamanya adalah mencegah pencurian hasil tani yang merugikan masyarakat sekitar.
Sinergi Penjaga Pangan di Lampung Selatan
Aiptu Randi menegaskan bahwa keamanan lahan merupakan kunci keberhasilan panen. Menurutnya, dukungan Polri terhadap kemandirian pangan harus dilakukan nyata. “Kami ingin memastikan lahan jagung ini benar-benar terjaga keamanannya,” tegasnya.
Oleh karena itu, patroli rutin menjadi agenda wajib setiap malam hari. Selanjutnya, petugas juga memberikan imbauan hangat kepada warga yang ditemui. Masyarakat diminta untuk segera melapor jika melihat hal-hal mencurigakan. Sinergi antara polisi dan petani sangat penting dalam menjaga aset desa.
“Kami berharap masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian,” tambah Aiptu Randi.
Harapan Produktivitas Lahan Tanjung Bintang
Sementara itu, pemanfaatan lahan terbatas di wilayah ini tergolong sangat efisien. Polsek Tanjung Bintang ingin memberikan contoh nyata bagi para petani lokal. Melalui pengelolaan yang baik, kemandirian pangan daerah bukan sekadar mimpi belaka. Bahkan, ekonomi warga diharapkan bisa tumbuh lebih baik dengan rasa aman.
Hasil pantauan lapangan menunjukkan situasi lahan jagung terpantau sangat kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol yang mengancam tanaman milik masyarakat. Oleh sebab itu, patroli serupa akan terus berlanjut secara berkala. Polresta Lampung Selatan berkomitmen menjaga stabilitas pangan di seluruh wilayah hukumnya.(*)








