Pasokan Sapi Nasional Tetap Aman

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gapuspindo pasokan sapi nasional tetap dalam kondisi terjaga, kendati situasi geopolitik global sedang tidak menentu. (Foto: ist)

Gapuspindo pasokan sapi nasional tetap dalam kondisi terjaga, kendati situasi geopolitik global sedang tidak menentu. (Foto: ist)

(Kitani.id): Gabungan Pelaku Usaha Peternak Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) menyebutkan, meskipun situasi geopolitik global sedang tidak menentu, mereka memastikan pasokan sapi nasional tetap dalam kondisi terjaga.

Hingga saat ini, ketegangan dunia belum memberikan dampak buruk yang nyata bagi pasar daging di dalam negeri. Direktur Eksekutif Gapuspindo, Djoni Liano, menjelaskan bahwa pengaruh global memang ada, terutama pada sektor pengiriman.

Hal ini terjadi karena Indonesia masih mengandalkan impor sapi dari Australia yang sangat bergantung pada kelancaran jalur laut. Kendala logistik tersebut diprediksi dapat meningkatkan biaya distribusi dalam jangka waktu menengah dan panjang.

Baca Juga  Wagub Jihan Pastikan Stok Pangan Lampung Aman dan Bebas Bahan Berbahaya

Ketersediaan Daging di Pasar Domestik

Meskipun biaya kirim berpotensi naik, ketersediaan barang di pasar tradisional maupun modern tidak terganggu. Pelaku usaha terus bekerja sama dengan pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara stok dan kebutuhan warga.

Harga di lapangan bahkan terpantau stabil, bahkan cenderung mengalami penurunan di beberapa wilayah.

“Pengaruh itu ada, terutama ke logistik yang menjadi lebih mahal. Namun sejauh ini pasokan sapi nasional masih terkendali,” ujar Djoni Liano, Selasa (31 Maret 2026).

Baca Juga  Produksi Susu Nasional Hadapi Tantangan Struktural, BRIN Dorong Inovasi Teknologi

Ia juga menambahkan bahwa pergerakan harga daging sapi saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor daya beli masyarakat setempat.

Stok Melimpah Menjelang Lebaran

Data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan angka yang sangat positif untuk ketahanan pangan kita. Per pertengahan Maret 2026, stok daging nasional tercatat mencapai 226 ribu ton. Jumlah ini hampir tiga kali lipat lebih besar dibandingkan kebutuhan konsumsi bulanan masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Inovasi Riset Sektor Peternakan, BRIN Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, juga menegaskan bahwa sumber pangan kita cukup beragam. Strategi untuk tidak bergantung pada satu kawasan saja membuat pasokan sapi nasional tetap kokoh menghadapi guncangan global. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan daging sapi di pasaran. (*)

Berita Terkait

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng
Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional
Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah
Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM
Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu
MBG di Mata Purbaya, Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis
Kepala BGN Pastikan Motor Operasional MBG untuk Kepala SPPG
Petani Lampung Selatan Mulai Go Digital, Urus Sawah Kini Cukup Lewat HP

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:18 WIB

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng

Jumat, 10 April 2026 - 23:32 WIB

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 19:45 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah

Jumat, 10 April 2026 - 10:32 WIB

Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM

Kamis, 9 April 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB