Mentan Amran Permudah Izin Ekspor Unggas

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menjamin kemudahan izin, dukungan regulasi, dan pengawalan khusus proses ekspor.(Ilustrasi: ist)

Pemerintah menjamin kemudahan izin, dukungan regulasi, dan pengawalan khusus proses ekspor.(Ilustrasi: ist)

Inti Berita:

Masalah: Hambatan legalitas dan birokrasi sering menjadi kendala pengusaha menembus pasar global.

Solusi: Pemerintah menjamin kemudahan izin, dukungan regulasi, dan pengawalan khusus proses ekspor.

Data: Pelepasan ekspor 545 ton unggas senilai Rp18,2 miliar ke Jepang, Singapura, dan Timor Leste.

(Kitani.id): Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan mendukung penuh seluruh proses perizinan. Amran memastikan legalitas produk ekspor tidak akan dipersulit demi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga  Kementan Siapkan 5,9 Miliar Benih Tebu Unggul Demi Kejar Swasembada Gula

Kemudahan ini diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat, termasuk di wilayah sentra peternakan.

“Insya Allah pemerintah mensupport terutama legalitas. Apa saja yang pengusaha inginkan hubungannya ekspor kita akan dorong,” kata Amran, Rabu (4 Maret 2026).

Dukungan ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha peternakan. Pasalnya, proses birokrasi yang cepat sangat menentukan keberhasilan pengiriman produk segar ke luar negeri.

Baca Juga  Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Pengamat Ingatkan Pentingnya Distribusi Tepat Sasaran

Amran ingin memastikan produk peternakan Indonesia memiliki posisi kuat di perdagangan global.

Kawal Khusus Ekspor Produk Unggas

Guna memastikan kelancaran proses, Amran memberikan instruksi khusus kepada jajarannya. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) ditugaskan untuk mengawal langsung setiap tahap ekspor.

Pengawalan ini mencakup komoditas ayam, unggas, hingga berbagai produk turunannya ke berbagai negara tujuan.

“Insya Allah, Pak Dirjen kami tugaskan khusus mengawal ekspor ayam, unggas, dan turunannya ke negara-negara lain,” tutur Amran.

Baca Juga  Manfaatkan Bungkil Inti Sawit, Peternak Lampung Bisa Hemat Biaya Pakan

Saat ini, Indonesia telah mencapai swasembada untuk komoditas telur, ayam, dan beras. Keberhasilan ini membuka peluang ekspor ke 10 negara tujuan utama. Negara tersebut antara lain Singapura, Jepang, UEA, hingga Timor Leste. Hal ini menjadi bukti bahwa kualitas produk peternak kita mampu bersaing secara global.(*)

Berita Terkait

Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional
Layanan Akurat, Kementan Perkuat Mutu Laboratorium Balai Veteriner Lampung
Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis
Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal
Pastikan Pakan Ternak Berkualitas, Dinas Peternakan Lampung Uji Sampel di Lamsel dan Lamtim
Perkuat Pangan, Pemerintah Bakal Datangkan 100 Ribu Sapi Brasil ke Indonesia
Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal
Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:25 WIB

Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 23:52 WIB

Layanan Akurat, Kementan Perkuat Mutu Laboratorium Balai Veteriner Lampung

Senin, 9 Maret 2026 - 19:32 WIB

Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:13 WIB

Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:01 WIB

Pastikan Pakan Ternak Berkualitas, Dinas Peternakan Lampung Uji Sampel di Lamsel dan Lamtim

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB