Kepala Kebun Raya Itera Alawiyah Wakili Indonesia di Pelatihan Internasional Tiongkok

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alawiyah, Kepala Kebun Raya Itera, terpilih menjadi wakil tunggal Indonesia dalam pelatihan manajemen internasional di Shanghai.(foto: dok. Itera)

Alawiyah, Kepala Kebun Raya Itera, terpilih menjadi wakil tunggal Indonesia dalam pelatihan manajemen internasional di Shanghai.(foto: dok. Itera)

Inti Berita:

Masalah: Pentingnya peningkatan kapasitas pengelola kebun raya untuk menghadapi perubahan global dan tantangan konservasi.

Solusi: Kepala Kebun Raya Itera terpilih menjadi wakil tunggal Indonesia dalam pelatihan manajemen internasional di Shanghai.

Data: Kegiatan berlangsung 28 Juni–12 Juli 2026, melibatkan delegasi dari 34 negara di Asia.

(Kitani.id): Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan dan konservasi Lampung. Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Konservasi Flora Sumatera atau Kebun Raya Itera, Alawiyah, terpilih mewakili Indonesia dalam ajang internasional di Tiongkok.

Alawiyah akan mengikuti International Training Course on Botanic Garden Development and Management. Agenda ini dijadwalkan berlangsung di Shanghai Chenshan Botanical Garden mulai 28 Juni hingga 12 Juli 2026 mendatang.

Baca Juga  Ekonomi Lampung Berdenyut Lewat Dapur Gizi SPPG

Kepala Kebun Raya Itera ini berhasil menyisihkan kandidat lain melalui seleksi administrasi yang ketat. Panitia melihat kiprah nyata Alawiyah dalam membangun pusat konservasi Itera sejak tahun 2016 hingga menjadi ikon edukasi di Sumatera.

Perkuat Jejaring Konservasi Asia

Pelatihan tersebut merupakan inisiasi dari International Association of Botanic Gardens. Fokus utamanya adalah memperkuat kapasitas profesional para pengelola kebun raya di kawasan Asia guna menghadapi dinamika lingkungan global.

Baca Juga  Genjot Swasembada Jagung, Polri dan Kementan Optimalkan Lahan 1 Juta Hektare

Alawiyah menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya ia sebagai delegasi tanah air. Baginya, kesempatan ini adalah jembatan untuk membawa praktik manajemen terbaik dari kancah internasional ke pusat konservasi lokal.

“Melalui kegiatan ini saya berharap dapat memperluas wawasan dan membangun jejaring internasional untuk memperkuat peran Kebun Raya Itera sebagai pusat konservasi dan wisata ilmiah,” ungkap Alawiyah seperti dikutip dari  laman resmi Itera, Jumat (13 Maret 2026).

Pelajari Strategi dan Etnobotani

Selama dua pekan, peserta akan mendalami berbagai materi mulai dari strategi pengembangan, perencanaan konservasi, hingga pemasaran. Selain itu, terdapat sesi khusus mengenai etnobotani serta kunjungan ke berbagai museum sejarah alam di Shanghai.

Baca Juga  Dishut Lampung Gandeng BUMD Kelola Wisata Tahura Wan Abdul Rachman

Delegasi juga akan meninjau langsung fasilitas kelas dunia di Shanghai Botanical Garden dan Shanghai Expo Culture Park. Alawiyah berharap pengalaman ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan penelitian dan jasa lingkungan di kampus Itera.

Kepala Kebun Raya Itera ini juga memberikan apresiasi kepada jajaran pimpinan kampus. Berkat ruang pengembangan yang diberikan, pusat konservasi flora Sumatera ini bisa terus tumbuh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.(*)

Berita Terkait

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus
Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung
Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa
Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026
Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Gubernur Mirza Apresiasi Restorasi Ekosistem Way Kambas
Hilirisasi Komoditas Jadi Kunci Ekonomi Lampung Tembus 8 Persen
Stok Pangan Aman Jelang Lebaran, Harga Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:13 WIB

Menjaga Tradisi Kuliner Leppot, Hidangan Ikonik Lebaran Masyarakat Tanggamus

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:02 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:52 WIB

Hampers Sayur dan Buah Presiden Prabowo Diklaim Simbol Kemandirian Bangsa

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:37 WIB

Produk Perikanan Nasional Perkuat Jejaring Bisnis di Seafood Expo North America 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Petani Lampung Perlu Manfaatkan Varietas Padi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB