Inti Berita:
• Gerakan PKK: TP PKK Lampung menginisiasi khitanan massal gratis bagi 75 anak, termasuk penyandang disabilitas.
• Misi Sosial: Ibu Purnama Wulan Sari Mirza menyerahkan bantuan biaya pendampingan bagi pasien yang berobat ke luar daerah.
• Momentum: Aksi nyata PKK dalam memperingati Hari Ibu ke-97 sebagai bentuk kasih sayang kepada keluarga.
• Kolaborasi: PKK menggerakkan sinergi lintas sektor (Dinkes, RSUDAM, dan RS Swasta) untuk pelayanan medis berkualitas.
(Lingkartani.com): Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung menunjukkan jati dirinya sebagai penggerak kesejahteraan keluarga melalui aksi sosial yang menyentuh masyarakat lapis bawah. Di bawah kepemimpinan Purnama Wulan Sari Mirza, PKK Lampung menggelar khitanan massal gratis bagi 75 anak di Ruang Abung, Balai Keratun, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 ini menjadi bukti nyata kehadiran sosok “ibu” bagi anak-anak Lampung. Tak hanya diikuti oleh masyarakat umum, PKK juga memberikan perhatian khusus dengan melibatkan anak-anak penyandang disabilitas sebagai peserta khitanan massal tersebut.
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menegaskan bahwa khitanan ini adalah bentuk dedikasi organisasi dalam menjaga kesehatan generasi penerus sejak dini. “Ini adalah wujud kasih sayang kami. PKK ingin memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan medis yang aman dan berkualitas tanpa terkendala biaya,” ungkap Purnama di sela peninjauan kegiatan.
Perhatian PKK Bagi Keluarga Pasien yang Berjuang di Luar Daerah
Selain fokus pada kesehatan anak, PKK Lampung juga menunjukkan empati mendalam bagi keluarga yang tengah berjuang mencari kesembuhan. Dalam kesempatan yang sama, Purnama menyerahkan bantuan biaya pendampingan bagi pasien yang harus menjalani pengobatan rujukan ke luar Provinsi Lampung.
Bantuan ini lahir dari pemahaman PKK bahwa saat seorang anggota keluarga sakit dan harus dirujuk ke luar daerah, beban biaya yang muncul bukan hanya soal medis, tapi juga biaya operasional pendamping. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para orang tua atau keluarga, sehingga mereka bisa lebih tenang mendampingi proses pengobatan,” tambahnya.
Langkah ini mempertegas peran PKK sebagai jembatan kemanusiaan yang memahami keluh kesah para ibu di Lampung. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan suntikan moral bagi keluarga agar tetap optimis demi kesembuhan sang buah hati atau kerabat mereka.
Sinergi PKK Menggerakkan Tenaga Medis Profesional
Keberhasilan aksi sosial ini tak lepas dari kemampuan PKK dalam membangun jejaring dan kolaborasi lintas sektor. PKK berhasil menggandeng Dinas Kesehatan Lampung, RSUD Abdul Moeloek, hingga RS Urip Sumoharjo untuk menerjunkan tenaga medis profesional.
Pelayanan yang diberikan setara dengan layanan medis berbayar, memastikan anak-anak merasa nyaman selama proses khitan berlangsung. Para orang tua yang hadir memberikan sambutan hangat dan mengapresiasi PKK yang telah bergerak nyata membantu urusan domestik keluarga yang cukup menguras biaya.
Melalui momentum Hari Ibu ini, TP PKK Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus konsisten menghadirkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rumah tangga. Bagi PKK, kesehatan dan kebahagiaan anak adalah pondasi utama menuju Lampung yang lebih sejahtera dan berdaya saing.(*)








