Inti Berita:
• Masalah: Kebutuhan konsumsi masyarakat Lampung cenderung meningkat drastis menjelang momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
• Solusi: Perum Bulog Kanwil Lampung melakukan sebaran stok beras cadangan pemerintah dan komoditas pangan lainnya ke seluruh kantor cabang kabupaten/kota.
• Data: Tersedia stok beras sebanyak 170.841 ton, minyak goreng 141.974 liter, serta ratusan ribu kilogram gula pasir yang tersebar di seluruh titik distribusi.
(Kitani.id): Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung memastikan ketersediaan pangan untuk kebutuhan masyarakat di wilayah Bumi Ruwa Jurai dalam kondisi aman.
Pada Rabu (18 Februari 2026), pihak Bulog menegaskan bahwa ketahanan stok saat ini mampu mencukupi konsumsi selama Ramadhan hingga Lebaran 2026 mendatang. Langkah pemetaan stok tersebut dilakukan guna menjaga stabilitas harga di pasar-pasar tradisional Lampung.
Sebaran Ratusan Ribu Ton Beras di Berbagai Wilayah
Berdasarkan data terkini per 9 Februari 2026, total stok beras yang dikelola Bulog Lampung mencapai 170.841 ton. Jumlah tersebut didominasi oleh Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 170.825 ton dan stok komersil sebesar 15,2 ton. Seluruh pasokan ini telah didistribusikan ke gudang-gudang penyimpanan agar lebih dekat dengan jangkauan masyarakat di pelosok daerah.
“Stok beras per 9 Februari 2026 total ada sebanyak 170.841 ton, dan stok ini telah tersebar di seluruh Provinsi Lampung serta siap untuk didistribusikan,” ujar Rindo Safutra, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung di Bandarlampung.
Secara rinci, stok tersebut tersimpan di Kantor Wilayah Lampung sebanyak 103.796 ton dan Kantor Cabang Lampung Selatan sebesar 35.279 ton. Selain itu, Kantor Cabang Metro mengantongi 12.527 ton, Tulang Bawang Barat 14.829 ton, serta Lampung Utara sebanyak 4.408 ton. Melalui sebaran yang merata ini, Bulog optimistis tidak akan terjadi kelangkaan pasokan di tingkat pedagang maupun konsumen.
Ketersediaan Minyak Goreng dan Komoditas Pokok Lainnya
Selain beras, Bulog Lampung juga memperkuat stok komoditas strategis lainnya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Persediaan minyak goreng tercatat cukup besar, yakni MinyaKita sebanyak 48.042 liter dan minyak goreng komersil mencapai 93.932 liter. Untuk kebutuhan dapur lainnya, tersedia gula pasir sebanyak 223.103 kilogram dan tepung terigu sebanyak 11.787 kilogram.
Ketahanan pangan Lampung juga didukung oleh ketersediaan jagung yang mencapai 9.257 ton. Dengan angka-angka tersebut, masyarakat Lampung diharapkan tetap tenang dalam menghadapi hari besar keagamaan.
Bulog berkomitmen akan terus memantau pergerakan stok dan harga di lapangan secara berkala guna memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.(*)








