Produksi Ikan Nasional Tembus 10 Juta Ton, Pasokan Protein Aman dari El Nino

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Kitani.id): Perubahan iklim ekstrem dan dinamika global kini menjadi ancaman nyata bagi ketersediaan pangan di meja makan kita. Fenomena El Nino yang memicu penguapan tinggi di pesisir berisiko merusak ekosistem laut serta memicu wabah penyakit pada ikan budidaya, yang berujung pada ancaman krisis protein hewani.

Menghadapi tantangan ini, pemerintah bergerak cepat memantau stabilitas pangan melalui data yang akurat. Tercatat, angka Produksi Ikan Nasional 2026 periode April-Desember diproyeksikan menyentuh 10,57 juta ton, hasil kolaborasi dari sektor tangkap sebanyak 5,42 juta ton dan sektor budidaya sebesar 5,15 juta ton.

Baca Juga  Ekspor Ikan Budidaya ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji

Jamin Ketersediaan Protein

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa pemerintah terus memantau ketat pergerakan komoditas perikanan di lapangan. Fokus utama saat ini adalah memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan protein hewani yang berkualitas.

“KKP berkomitmen penuh untuk memastikan ketersediaan protein masyarakat terpenuhi dengan baik, terutama dalam menghadapi dampak geopolitik global dan dinamika iklim,” ujar Trenggono dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (7 April 2026).

Baca Juga  Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Pengamat Ingatkan Pentingnya Distribusi Tepat Sasaran

Penguatan Logistik dan Budidaya

Guna memitigasi dampak buruk lingkungan, KKP mendorong penggunaan teknologi budidaya yang lebih ramah lingkungan serta peningkatan kualitas pakan.

Langkah ini diperkuat dengan pengawasan sistem rantai dingin agar kesegaran ikan tetap terjaga hingga ke tangan konsumen.

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, turut mengingatkan pentingnya ketersediaan BBM bagi nelayan dan sarana prasarana pendukung lainnya. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga sektor perikanan tetap menjadi pilar tangguh dalam menopang ketahanan pangan nasional di masa depan.(*)

Berita Terkait

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia
Peluang Emas Kerja di Jepang, KKP Siapkan SDM Perikanan Indonesia yang Terampil
Cara Mengelola Gudang Beku Portabel bagi Nelayan di Lampung
Strategi Baru KKP Tekan Biaya Produksi Petambak Tradisional
KKP Perketat Masuknya Ikan Impor, Pastikan Produk Perikanan Asing Aman Konsumsi
Ekspor Ikan Budidaya ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
Utang Rp587 Miliar Dialihkan untuk Jaga Terumbu Karang Indonesia
Capai Ekonomi Biru KKP Perkuat Kompetensi SDM Perikanan Lewat Kolaborasi Global

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:51 WIB

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Rabu, 8 April 2026 - 15:43 WIB

Produksi Ikan Nasional Tembus 10 Juta Ton, Pasokan Protein Aman dari El Nino

Selasa, 7 April 2026 - 11:17 WIB

Peluang Emas Kerja di Jepang, KKP Siapkan SDM Perikanan Indonesia yang Terampil

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:45 WIB

Cara Mengelola Gudang Beku Portabel bagi Nelayan di Lampung

Senin, 16 Maret 2026 - 01:58 WIB

Strategi Baru KKP Tekan Biaya Produksi Petambak Tradisional

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB