Produk Pertanian Indonesia Kini Bebas Pajak Masuk ke Amerika Serikat

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepakatan dagang terbaru resmi membebaskan bea masuk menjadi 0% untuk 173 pos tarif komoditas pertanian di pasar Amerika Serikat (AS).(Ilustrasi: Kitani.id)

Kesepakatan dagang terbaru resmi membebaskan bea masuk menjadi 0% untuk 173 pos tarif komoditas pertanian di pasar Amerika Serikat (AS).(Ilustrasi: Kitani.id)

Inti Berita:

Masalah: Hambatan tarif bea masuk seringkali membuat harga produk pertanian lokal sulit bersaing di pasar internasional.

Solusi: Kesepakatan dagang terbaru resmi membebaskan bea masuk menjadi 0% untuk 173 pos tarif komoditas pertanian di pasar Amerika Serikat (AS).

Data: Terdapat 53 kelompok komoditas termasuk kopi, rempah, dan buah tropis yang kini bebas tarif masuk ke Amerika.

(Kitani.id): Kementerian Pertanian membawa kabar baru mengenai akses pasar internasional bagi para petani Indonesia. Sebanyak 173 pos tarif yang mencakup 53 kelompok komoditas pertanian resmi mendapatkan fasilitas bebas bea masuk ke Amerika Serikat.

Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan dagang resiprokal yang sangat menguntungkan sektor agribisnis nasional. Melalui kebijakan tarif nol persen tersebut, produk unggulan kita dipastikan akan jauh lebih kompetitif di kancah global.

Baca Juga  Alokasi Pupuk Subsidi Lampung 2026 Turun, Petani Harus Siaga

Hasil Diplomasi Kuat Presiden Prabowo

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa capaian strategis ini merupakan buah manis dari negosiasi langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah terus memperjuangkan kepentingan nasional agar petani bisa merasakan manfaat ekonomi yang lebih nyata.

Diplomasi ekonomi yang kuat terbukti mampu membuka pintu ekspor yang selama ini terhambat oleh beban pajak tinggi. Sekarang, produk pertanian Indonesia memiliki ruang bersaing yang jauh lebih luas dari sisi harga.

“Pembebasan tarif pada puluhan komoditas pertanian ini benar-benar hasil negosiasi yang berpihak pada petani kita. Bapak Presiden menunjukkan kepemimpinan yang tegas dan diplomasi ekonomi yang kuat,” ujar Amran dalam keterangannya, Senin (23 Februari 2026).

Baca Juga  Utang Rp587 Miliar Dialihkan untuk Jaga Terumbu Karang Indonesia

Amran juga menambahkan bahwa momen ini adalah peluang emas untuk meningkatkan volume ekspor secara signifikan. Fokus pemerintah selanjutnya adalah memastikan keberlanjutan pasokan agar permintaan pasar Amerika Serikat tetap terpenuhi dengan baik.

Kopi dan Rempah Lampung Siap Mendunia

Daftar komoditas yang memperoleh tarif nol persen ini mencakup produk-produk unggulan dari wilayah Lampung. Komoditas tersebut meliputi kopi, kakao, serta aneka rempah strategis seperti lada, cengkeh, dan jahe.

Selain itu, buah-buahan tropis seperti pisang dan nanas juga masuk dalam daftar bebas pajak masuk tersebut. Kelapa sawit beserta produk turunannya serta olahan tepung singkong turut mendapatkan fasilitas istimewa yang sama dari pemerintah Amerika Serikat.

Baca Juga  Panen Raya Lampung Maret 2026

“Kesempatan sudah ada di depan mata. Tinggal kita pastikan produksinya cukup dan mutunya terjaga, supaya petani bisa benar-benar merasakan manfaatnya,” jelas Amran memperingatkan pentingnya kualitas produk.

Kementerian Pertanian akan terus mendampingi petani dalam memenuhi standar mutu internasional agar peluang ini tidak terbuang percuma. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, sektor pertanian diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi yang semakin tangguh. (*)

Berita Terkait

Garap Pasar Arab Saudi, Bulog Bangun Gudang Beras di Kampung Haji
Waspada Lonjakan Harga Cabai dan Ayam, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan
Impor Jagung Amerika Serikat Masuk RI Demi Pasokan Industri Makanan
Bulog Siapkan 100 Ribu Ton Minyakita Demi Stabilkan Harga di Pasar
Ekoteologi Islam Jadi Kunci Benahi Kerusakan Hutan dan Lingkungan di Sumatera
Tim Saber Pangan Awasi Pasar Lampung Jelang Lebaran dan Temukan Kemasan Rusak
Perpres 113/2025 Jadi Solusi Efisiensi Pupuk Bersubsidi dan Turunkan HET 20 Persen
Stok Beras Lampung Melimpah, Bulog Jamin Aman Hingga Lebaran 2026

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 20:14 WIB

Garap Pasar Arab Saudi, Bulog Bangun Gudang Beras di Kampung Haji

Senin, 23 Februari 2026 - 19:49 WIB

Produk Pertanian Indonesia Kini Bebas Pajak Masuk ke Amerika Serikat

Senin, 23 Februari 2026 - 16:16 WIB

Impor Jagung Amerika Serikat Masuk RI Demi Pasokan Industri Makanan

Senin, 23 Februari 2026 - 09:07 WIB

Bulog Siapkan 100 Ribu Ton Minyakita Demi Stabilkan Harga di Pasar

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:44 WIB

Ekoteologi Islam Jadi Kunci Benahi Kerusakan Hutan dan Lingkungan di Sumatera

Berita Terbaru