Penataan Embung Teknik Unila, Rektor Tebar 200 Kilogram Benih Ikan

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unila, Prof Lusmeilia Afriani, ikut menebar ratusan kilogram benih ikan di kawasan Embung D. (foto: ist)

Rektor Unila, Prof Lusmeilia Afriani, ikut menebar ratusan kilogram benih ikan di kawasan Embung D. (foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Perlunya optimalisasi lahan kampus agar lebih estetis, produktif, dan bermanfaat secara ekologis.

Solusi: Penataan kawasan melalui penataan embung teknik unila dengan menebar benih ikan serta menanam sayuran.

Data: Penebaran 200 kg benih (50 kg lele, 50 kg patin, 100 kg nila) dan penanaman oyong serta pare.

(Kitani.id): Fakultas Teknik Universitas Lampung melakukan aksi nyata menghijaukan kampus. Mereka menebar ratusan kilogram benih ikan di kawasan Embung D. Selain itu, pengelola juga menanam sayuran oyong dan pare di sekitar lokasi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Unila, Prof Lusmeilia Afriani. Dekan Fakultas Teknik, Ahmad Herison, turut mendampingi dalam proses penebaran tersebut. Kehadiran para pimpinan menunjukkan dukungan kuat terhadap penataan embung teknik unila.

Baca Juga  MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, Menteri LH Beri Apresiasi

“Penebaran benih ikan ini sebenarnya sudah lama kami rencanakan. Alhamdulillah hari ini benih ikan akhirnya bisa ditebar,” ujar Ahmad Herison saat memberikan sambutan, Rabu (11/2/2026).

Sinergi Kampus Hijau Melalui Penataan Embung Teknik Unila

Rektor Lusmeilia Afriani menyebut kegiatan ini adalah tindak lanjut kunjungan sebelumnya. Lusmeilia ingin kawasan tersebut terlihat lebih indah dan juga produktif. Oleh karena itu, pihak universitas memberikan bantuan pakan ikan secara rutin.

Baca Juga  Sasar TNWK dan TNBBS, Guru Besar Unila Dorong Optimalisasi Ekonomi Karbon di Lampung

“Dua minggu lalu saya datang ke sini. Saya berharap Embung Teknik menjadi lebih indah,” kata Lusmeilia memberikan apresiasi.

Total bantuan mencapai 200 kilogram benih ikan untuk lokasi tersebut. Jenis ikan terdiri dari lele, patin, hingga ikan nila. Pemilihan jenis ikan ini menyesuaikan dengan kondisi perairan setempat. Fokus utama penataan embung teknik unila adalah menjaga keberlanjutan ekosistem kampus.

Fungsi Laboratorium Alam bagi Mahasiswa Teknik

Kawasan ini tidak hanya sekadar menjadi elemen estetika kampus saja. Ke depan, lokasi ini akan berfungsi sebagai laboratorium alam yang sangat fungsional. Mahasiswa Teknik Lingkungan dan Teknik Kimia bisa memanfaatkannya untuk sarana praktik.

Baca Juga  Menteri Kehutanan Keluhkan Kurangnya Jumlah Polisi Hutan

Selanjutnya, penanaman sayuran pare menjadi bagian dari penghijauan ruang terbuka. Pemanfaatan lahan ini bertujuan meningkatkan produktivitas lingkungan universitas. Akhirnya, kampus Unila akan memiliki ekosistem yang lebih sehat dan terpadu.

Melalui penataan embung teknik unila, sinergi antara akademisi dan alam semakin erat. Pengelola berharap seluruh warga kampus ikut menjaga kelestarian fasilitas ini. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Unila menuju kampus berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis
Menteri Kehutanan Keluhkan Kurangnya Jumlah Polisi Hutan
MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, Menteri LH Beri Apresiasi
Jejak Harimau Sumatra Muncul di Kebun Nanas Lampung Timur
Dana Masyarakat untuk Lingkungan Cair, Kemenhut Gandeng Norwegia Bantu Warga
Perdagangan Karbon Lampung, Amazon Lirik Potensi Hijau di Way Kambas
Bupati Ela Dorong Agroforestry Kakao Jadi Contoh Praktik Baik di Lampung Timur
Prabowo Alokasikan Rp2 Triliun untuk Konservasi Way Kambas Lampung

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:09 WIB

Menteri Kehutanan Keluhkan Kurangnya Jumlah Polisi Hutan

Senin, 16 Februari 2026 - 19:55 WIB

MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, Menteri LH Beri Apresiasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:22 WIB

Jejak Harimau Sumatra Muncul di Kebun Nanas Lampung Timur

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:37 WIB

Dana Masyarakat untuk Lingkungan Cair, Kemenhut Gandeng Norwegia Bantu Warga

Berita Terbaru