Inti Berita:
• Masalah: Perlunya optimalisasi lahan kampus agar lebih estetis, produktif, dan bermanfaat secara ekologis.
• Solusi: Penataan kawasan melalui penataan embung teknik unila dengan menebar benih ikan serta menanam sayuran.
• Data: Penebaran 200 kg benih (50 kg lele, 50 kg patin, 100 kg nila) dan penanaman oyong serta pare.
(Kitani.id): Fakultas Teknik Universitas Lampung melakukan aksi nyata menghijaukan kampus. Mereka menebar ratusan kilogram benih ikan di kawasan Embung D. Selain itu, pengelola juga menanam sayuran oyong dan pare di sekitar lokasi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Unila, Prof Lusmeilia Afriani. Dekan Fakultas Teknik, Ahmad Herison, turut mendampingi dalam proses penebaran tersebut. Kehadiran para pimpinan menunjukkan dukungan kuat terhadap penataan embung teknik unila.
“Penebaran benih ikan ini sebenarnya sudah lama kami rencanakan. Alhamdulillah hari ini benih ikan akhirnya bisa ditebar,” ujar Ahmad Herison saat memberikan sambutan, Rabu (11/2/2026).
Sinergi Kampus Hijau Melalui Penataan Embung Teknik Unila
Rektor Lusmeilia Afriani menyebut kegiatan ini adalah tindak lanjut kunjungan sebelumnya. Lusmeilia ingin kawasan tersebut terlihat lebih indah dan juga produktif. Oleh karena itu, pihak universitas memberikan bantuan pakan ikan secara rutin.
“Dua minggu lalu saya datang ke sini. Saya berharap Embung Teknik menjadi lebih indah,” kata Lusmeilia memberikan apresiasi.
Total bantuan mencapai 200 kilogram benih ikan untuk lokasi tersebut. Jenis ikan terdiri dari lele, patin, hingga ikan nila. Pemilihan jenis ikan ini menyesuaikan dengan kondisi perairan setempat. Fokus utama penataan embung teknik unila adalah menjaga keberlanjutan ekosistem kampus.
Fungsi Laboratorium Alam bagi Mahasiswa Teknik
Kawasan ini tidak hanya sekadar menjadi elemen estetika kampus saja. Ke depan, lokasi ini akan berfungsi sebagai laboratorium alam yang sangat fungsional. Mahasiswa Teknik Lingkungan dan Teknik Kimia bisa memanfaatkannya untuk sarana praktik.
Selanjutnya, penanaman sayuran pare menjadi bagian dari penghijauan ruang terbuka. Pemanfaatan lahan ini bertujuan meningkatkan produktivitas lingkungan universitas. Akhirnya, kampus Unila akan memiliki ekosistem yang lebih sehat dan terpadu.
Melalui penataan embung teknik unila, sinergi antara akademisi dan alam semakin erat. Pengelola berharap seluruh warga kampus ikut menjaga kelestarian fasilitas ini. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Unila menuju kampus berkelanjutan.(*)








