Pertanian Lampung Naik Kelas, Wagub Jihan Nurlela Gandeng Sucofindo Perkuat Mutu Produk

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung kini tengah membuka pintu lebar bagi PT Sucofindo untuk berkolaborasi mendorong kemajuan sektor pertanian. (Foto: ist)

Pemerintah Provinsi Lampung kini tengah membuka pintu lebar bagi PT Sucofindo untuk berkolaborasi mendorong kemajuan sektor pertanian. (Foto: ist)

Inti Berita

Masalah: Perlunya peningkatan mutu, standar, dan daya saing produk pertanian Lampung di pasar luas.

Solusi: Kolaborasi Pemprov Lampung dengan PT Sucofindo untuk pengujian, sertifikasi, dan pendampingan sektor strategis.

Data: Fokus kerja sama mencakup klaster pangan, energi, infrastruktur, hingga layanan publik seperti RSUD Abdul Moeloek.

(Kitani.id): Kabar baik datang untuk kemajuan sektor pertanian di Bumi Ruwa Jurai. Pemerintah Provinsi Lampung kini tengah membuka pintu lebar bagi PT Sucofindo untuk berkolaborasi. Langkah ini diambil demi memoles kualitas dan daya saing produk lokal agar lebih “berbicara” di kancah nasional maupun internasional.

Baca Juga  Sorgum, Pangan Sehat Alternatif Pengganti Beras yang Kaya Nutrisi

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyambut hangat rencana ini. Saat bertemu jajaran PT Sucofindo di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2026), Jihan menekankan pentingnya standar mutu. Baginya, potensi tani yang besar saja tidak cukup tanpa adanya nilai tambah bagi petani.

“Potensi pertanian kita sangat besar. Namun, ini harus dibarengi dengan peningkatan mutu dan sertifikasi agar petani makin sejahtera,” ujar Jihan dengan nada optimis.

Perkuat Layanan Publik dan Laboratorium

Wagub Jihan berharap PT Sucofindo hadir sebagai pendamping yang kuat. Dengan pengujian dan sertifikasi yang tepat, produk petani Lampung tidak akan kalah saing saat masuk ke pasar modern. Hal ini menjadi kunci agar harga jual di tingkat petani tetap terjaga.

Baca Juga  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Kukuhkan Pengurus KTNA Lampung

Tak hanya soal sawah dan ladang, kerja sama ini juga menyasar perbaikan layanan publik. Jihan ingin berbagai unit layanan pemerintah, seperti RSUD Abdul Moeloek, memiliki standar operasional yang profesional. Termasuk juga penguatan fungsi UPTD Laboratorium Lingkungan milik provinsi.

“Kami ingin pelayanan publik berjalan lebih optimal dan terstandar. Kehadiran Sucofindo bisa memperkuat aspek pengujian di unit-unit layanan kami,” tambahnya lagi.

Baca Juga  Inspirasi dari Sabah Balau, PKK Lampung Panen Anggur dan Melon Premium

Sucofindo Siap All-Out

Gayung pun bersambut. Kepala Cabang PT Sucofindo Bandar Lampung, Hilmans Oktaviansyah, menyatakan kesiapan pihaknya. Sucofindo membawa segudang layanan, mulai dari inspeksi, pengujian, hingga konsultasi di berbagai sektor kunci.

Pihaknya mengaku siap mengawal program kerja Pemprov Lampung. Fokus utamanya adalah klaster pangan, infrastruktur, hingga digitalisasi. “Kami berharap kehadiran kami benar-benar membantu kemajuan Lampung melalui kolaborasi ini,” pungkas Hilmans.(*)

Berita Terkait

Garap Pasar Arab Saudi, Bulog Bangun Gudang Beras di Kampung Haji
Produk Pertanian Indonesia Kini Bebas Pajak Masuk ke Amerika Serikat
Waspada Lonjakan Harga Cabai dan Ayam, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan
Impor Jagung Amerika Serikat Masuk RI Demi Pasokan Industri Makanan
Bulog Siapkan 100 Ribu Ton Minyakita Demi Stabilkan Harga di Pasar
Ekoteologi Islam Jadi Kunci Benahi Kerusakan Hutan dan Lingkungan di Sumatera
Tim Saber Pangan Awasi Pasar Lampung Jelang Lebaran dan Temukan Kemasan Rusak
Perpres 113/2025 Jadi Solusi Efisiensi Pupuk Bersubsidi dan Turunkan HET 20 Persen

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 20:14 WIB

Garap Pasar Arab Saudi, Bulog Bangun Gudang Beras di Kampung Haji

Senin, 23 Februari 2026 - 19:49 WIB

Produk Pertanian Indonesia Kini Bebas Pajak Masuk ke Amerika Serikat

Senin, 23 Februari 2026 - 16:16 WIB

Impor Jagung Amerika Serikat Masuk RI Demi Pasokan Industri Makanan

Senin, 23 Februari 2026 - 09:07 WIB

Bulog Siapkan 100 Ribu Ton Minyakita Demi Stabilkan Harga di Pasar

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:44 WIB

Ekoteologi Islam Jadi Kunci Benahi Kerusakan Hutan dan Lingkungan di Sumatera

Berita Terbaru