Nasib Koperasi Merah Putih, Dari Legalitas Menuju Operasional Penuh

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan gerai KDKMP dilakukan di 2.200 titik dengan tambahan 31 ribu titik yang sedang berjalan sesuai Inpres No. 17 Tahun 2025. (Ilustrasi: Kitani.id)

Pembangunan gerai KDKMP dilakukan di 2.200 titik dengan tambahan 31 ribu titik yang sedang berjalan sesuai Inpres No. 17 Tahun 2025. (Ilustrasi: Kitani.id)

Inti Berita

Masalah: Adanya simpang siur informasi mengenai bangunan KDKMP yang dikabarkan tutup setelah diresmikan di beberapa titik.

Solusi: Pemerintah memastikan proses verifikasi standar harus tuntas sebelum gedung diserahterimakan kepada pengurus desa.

Data: Pembangunan gerai dilakukan di 2.200 titik dengan tambahan 31 ribu titik yang sedang berjalan sesuai Inpres No. 17 Tahun 2025.

(Kitani.id): Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini memasuki babak baru yang sangat menentukan. Pemerintah tengah memacu penyelesaian fisik dan operasional agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat desa, termasuk di wilayah Lampung.

Baca Juga  Dinas PMDT Lampung Fokuskan Pembinaan untuk Dorong Target BUMDES Maju

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menjelaskan bahwa fase ini merupakan tahap krusial. Setelah urusan legalitas bagi 83 ribu KDKMP selesai, kini fokus beralih pada operasionalisasi menyeluruh.

Langkah ini sangat penting agar koperasi tidak sekadar menjadi bangunan kosong, melainkan pusat ekonomi warga. Aktivitas di lapangan memang sedang dikebut secara besar-besaran. Pembangunan mencakup gudang, gerai, hingga sarana pendukung lainnya.

Baca Juga  Kabar Gembira! Penerima Bansos Jadi Anggota Koperasi Merah Putih Tanpa Iuran Pokok

Farida menyebutkan bahwa setelah bangunan fisik rampung, tahap berikutnya adalah pengisian perlengkapan rak serta penyediaan armada transportasi.

“Ada sekitar 31 ribu titik yang pembangunannya masih berjalan. Setelah pembangunan fisik rampung, akan dilanjutkan dengan pengisian perlengkapan rak hingga penyediaan alat transportasi berupa mobil dan motor,” jelasnya, Sabtu (14 Maret 2026).

Verifikasi Ketat Sebelum Penyerahan

Gedung dan seluruh sarana penunjang tidak akan diberikan begitu saja. Kepala Desa dan pengurus KDKMP baru bisa menerima aset tersebut setelah lolos verifikasi standar.

Baca Juga  Menteri Koperasi Atur Ketat Ritel Modern Alfamart dan Indomaret Masuk Desa

Farida menegaskan bahwa perhatian publik adalah bentuk kepedulian yang sangat dihargai.

Menariknya, program ini mulai memikat para penerima Bansos Kemensos untuk bergabung menjadi anggota koperasi. Kehadiran KDKMP diharapkan menjadi tangga bagi mereka untuk memiliki usaha mandiri. Kemandirian ekonomi menjadi tujuan utama karena bantuan sosial hanya bersifat sementara.(*)

Berita Terkait

Memborong Puluhan Lapak UMKM, Konsep Lebaran Sederhana Bupati Lampung Selatan
Memperkuat Peluang Transaksi Pelaku UMKM, Strategi Kemenekraf Sambut Lebaran 2026
Mentan Amran Perkuat Peran Koperasi, Distribusi Pangan ke Pasar Rakyat Makin Lancar
Wamen PANRB: ASN Daerah Siap Diterjunkan Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
Mitra MBG Dilarang Bentuk Koperasi untuk Monopoli Pasokan Bahan Pangan
Target Juni 2026, Puluhan Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Perkuat Ekonomi Warga
Kabar Gembira! Penerima Bansos Jadi Anggota Koperasi Merah Putih Tanpa Iuran Pokok
Koperasi di Lampung Bisa Belajar Ekspor dari Koperasi Produsen ini

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:42 WIB

Memborong Puluhan Lapak UMKM, Konsep Lebaran Sederhana Bupati Lampung Selatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:05 WIB

Mentan Amran Perkuat Peran Koperasi, Distribusi Pangan ke Pasar Rakyat Makin Lancar

Senin, 16 Maret 2026 - 00:14 WIB

Nasib Koperasi Merah Putih, Dari Legalitas Menuju Operasional Penuh

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:15 WIB

Wamen PANRB: ASN Daerah Siap Diterjunkan Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Jumat, 13 Maret 2026 - 04:23 WIB

Mitra MBG Dilarang Bentuk Koperasi untuk Monopoli Pasokan Bahan Pangan

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB