Kepala BGN Pastikan Motor Operasional MBG untuk Kepala SPPG

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simpang siur informasi di media sosial mengenai jumlah dan peruntukan motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN). ( ilustrasi: Kitani.id)

Simpang siur informasi di media sosial mengenai jumlah dan peruntukan motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN). ( ilustrasi: Kitani.id)

(Kitani.id): Heboh video motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) di media sosial akhirnya mendapat jawaban resmi. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa puluhan ribu kendaraan tersebut memang disiapkan sebagai penunjang Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hanya saja, motor mentereng ini bukan untuk dibagikan secara bebas, melainkan khusus bagi operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menanggapi isu yang berkembang liar, Dadan meluruskan kabar yang menyebutkan jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit. Ia memastikan angka tersebut adalah hoaks. Berdasarkan perencanaan anggaran tahun 2025, total pesanan motor listrik hanya sebanyak 25.000 unit, dengan realisasi saat ini baru menyentuh angka 21.801 unit.

Baca Juga  BGN Wajibkan Satuan Pelayanan Unggah Menu Makan Bergizi Gratis ke Medsos

“Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” ungkap Dadan dalam keterangan persnya, Selasa (7 April 2026).

Menunggu Proses Administrasi Barang Milik Negara

Meskipun unitnya sudah tersedia, para Kepala SPPG di berbagai wilayah belum bisa membawa pulang motor tersebut. Kendaraan-kendaraan ini masih tertahan karena harus melewati proses pencatatan sebagai Barang Milik Negara (BMN) yang cukup ketat. Hal ini dilakukan agar seluruh aset negara tetap terjaga dan transparan penggunaannya.

Baca Juga  Beras SPHP 2026 Resmi Berjalan, Stok Melimpah dan Harga di Lampung Terjaga

Dadan berharap masyarakat memahami bahwa pengadaan motor listrik operasional Makan Bergizi Gratis ini adalah upaya pemerintah untuk mempercepat mobilitas petugas. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan distribusi asupan gizi untuk anak-anak sekolah, ibu hamil, hingga balita di seluruh pelosok Indonesia bisa berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” jelas Dadan. (*)

Berita Terkait

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng
Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional
Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah
Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM
Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu
MBG di Mata Purbaya, Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis
Petani Lampung Selatan Mulai Go Digital, Urus Sawah Kini Cukup Lewat HP
Pupuk Indonesia Jamin Stok Nasional Aman, Petani Lampung Makin Mudah Dapat Pupuk Murah

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:18 WIB

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng

Jumat, 10 April 2026 - 23:32 WIB

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 19:45 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah

Jumat, 10 April 2026 - 10:32 WIB

Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM

Kamis, 9 April 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB