Inti berita:
• Masalah: Larangan perayaan mewah bagi pejabat publik dan kebutuhan untuk menjaga marwah kesederhanaan.
• Solusi: Mengalihkan anggaran katering hotel berbintang langsung ke pedagang kecil dan kaki lima lokal.
• Data: Puluhan lapak UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) dilibatkan untuk menyediakan ribuan porsi hidangan gratis.
(Kitani.id): Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyiapkan suasana berbeda untuk agenda silaturahmi Idulfitri tahun ini. Mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar pejabat tidak berlebihan saat hari raya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memilih cara yang lebih menyentuh rakyat.
Strategi memborong puluhan lapak UMKM lokal menjadi inti dari acara halalbihalal yang akan digelar di Rumah Dinas Bupati (Lamban Rakyat) pada Sabtu (21 Maret 2026).
Hidangan Rakyat untuk Ribuan Warga
Panitia telah menyiapkan ribuan porsi makanan tradisional yang dibeli langsung dari tangan pedagang di Lampung Selatan. Warga yang hadir nanti bisa menikmati sajian akrab seperti mi ayam, bakso, sate padang, hingga siomai tanpa dipungut biaya.
Halaman Lamban Rakyat juga akan disulap menjadi zona kuliner yang diisi gerobak minuman tradisional seperti cendol, dawet, dan es doger.
Keputusan memborong puluhan lapak UMKM ini diharapkan menciptakan efek ekonomi yang nyata bagi warga setempat selama masa libur lebaran. Perputaran uang dari anggaran daerah dipastikan jatuh ke tangan masyarakat kecil, bukan pengusaha besar.
Silaturahmi Tanpa Sekat Protokoler
“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah daerah kembali berputar di tangan masyarakat, terutama para pelaku UMKM,” ujar perwakilan tim komunikasi Pemkab Lampung Selatan, Rabu (18 Maret 2026).
Acara ini dirancang lebih terbuka dan tanpa sekat protokoler yang kaku. Bupati Radityo Egi Pratama dijadwalkan menyambut langsung tamu dari 17 kecamatan, mulai dari tokoh adat hingga warga biasa.
Melalui pendekatan ini, Pemkab ingin membuktikan bahwa efisiensi anggaran justru bisa menambah makna silaturahmi sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang langsung terasa di kantong rakyat.(*)








