Cegah Mark Up, Kejagung Pantau Program Makan Bergizi Gratis Lewat Aplikasi Jaga Dapur MBG

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran aplikasi Jaga Dapur MBG oleh Kejaksaan Agung untuk pengawasan digital secara real-time.(Ilustrasi: Kitani.id)

Peluncuran aplikasi Jaga Dapur MBG oleh Kejaksaan Agung untuk pengawasan digital secara real-time.(Ilustrasi: Kitani.id)

(Kitani.id): Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menjalin kolaborasi strategis bersama Kejaksaan Agung untuk mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui aplikasi Jaga Dapur MBG, pemerintah ingin memastikan setiap rupiah negara benar-benar menjadi asupan bergizi bagi masyarakat.

Wakil Kepala BGN, Brigjen Pol Sonny Sonjaya, menegaskan bahwa pengawasan ketat adalah harga mati. Menurutnya, program berskala nasional ini wajib dipantau oleh masyarakat, APIP, hingga aparat penegak hukum.

“Kejaksaan Agung sudah membangun sistem pengawasan aplikasi Jaga Dapur MBG sebagai bentuk pencegahan yang efektif,” ujar Sonny saat berada di Tuban, Jawa Timur, Rabu (1 April 2026).

Baca Juga  “Enaknya” Diapakan SPPG Makan Bergizi Gratis ini?

Masyarakat Bisa Lapor Lewat Video

Penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil, kini memiliki akses langsung untuk mengadu. Jika ditemukan kualitas makanan yang buruk atau porsi yang tidak sesuai, warga bisa melapor melalui sistem tersebut.

Oleh karena itu, Sonny mengingatkan 26.126 mitra SPPG di seluruh Indonesia agar tidak bermain-main dengan kualitas. Praktik curang seperti menaikkan harga (mark up) sangat dilarang keras karena merugikan rakyat.

Baca Juga  Motor Listrik Operasional MBG Viral, Benarkah Siap Dibagikan?

Jika terdapat penyimpangan di lapangan, masyarakat diharapkan segera memberikan informasi melalui saluran digital yang tersedia.

Transparansi Kualitas Menu Makanan

Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda Manthovani, menjelaskan bahwa sistem ini lahir dari aspirasi masyarakat. Sebelumnya, muncul berbagai aduan terkait kendala teknis di lapangan yang disampaikan melalui perwakilan rakyat.

“Kami menggunakan aplikasi tersebut untuk memantau output produk SPPG agar hasilnya sesuai nilai standar,” jelas Reda.

Baca Juga  Patroli Malam Polsek Tanjung Bintang Jaga Lahan Jagung Warga

Menariknya, pelaporan dalam aplikasi ini harus menyertakan bukti video asli agar laporan lebih akurat. Namun, sistem ini tidak hanya menampung keluhan negatif saja. Penerima manfaat juga bisa memberikan apresiasi jika kualitas dapur di wilayah mereka dinilai sangat baik.(*)

Berita Terkait

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng
Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional
Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah
Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM
Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu
MBG di Mata Purbaya, Dampak Ekonomi Makan Bergizi Gratis
Kepala BGN Pastikan Motor Operasional MBG untuk Kepala SPPG
Petani Lampung Selatan Mulai Go Digital, Urus Sawah Kini Cukup Lewat HP

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:18 WIB

Percepat Perluasan MBG, Menteri Asal Lampung ke Ponpes Tebuireng

Jumat, 10 April 2026 - 23:32 WIB

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 19:45 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis Tubaba Terancam Ditutup Akibat Limbah

Jumat, 10 April 2026 - 10:32 WIB

Nunik Dukung Pembentukan Bank Khusus UMKM

Kamis, 9 April 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza–Riyanto Bertemu, Bicara Hilirisasi Singkong di Pringsewu

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB