Hibah Rp10 Triliun Guyur Kebun Kelapa Rakyat, Petani Lampung Bersiap Replanting

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peremajaan kelapa rakyat. (Foto: ist)

Peremajaan kelapa rakyat. (Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Banyak tanaman kelapa rakyat sudah tua dan tidak produktif lagi.

Solusi: Pemerintah menjalankan program peremajaan (replanting) tanaman kelapa secara besar-besaran.

Data: Anggaran hibah senilai Rp10 triliun disiapkan untuk lahan seluas 870 ribu hektare.

(Kitani.id): Pemerintah memastikan dana segar senilai hampir Rp10 triliun siap dikucurkan untuk meremajakan pohon kelapa yang sudah tidak produktif di berbagai daerah.

Langkah ini menjadi titik balik bagi para pekebun kelapa, termasuk di sentra perkebunan Lampung, agar hasil panen mereka kembali melimpah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa anggaran ini sepenuhnya berbentuk hibah untuk masyarakat. Luas lahan yang menjadi target program ini mencapai 870 ribu hektare di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Di Sumatera, Lampung Jadi Motor Utama Produsen Kakao Nasional

Melalui bantuan ini, petani dapat mengganti bibit tua dengan varietas baru yang jauh lebih unggul. “Sudah jalan, anggaran (peremajaan kelapa) Rp9,9 triliun, Rp10 triliun. Dan itu hibah untuk rakyat, luasnya 870 ribu hektare,” ujar Amran saat konferensi pers di Kantor Kementan, Kamis (12 Maret 2026).

Bukan Hanya Kelapa, Kopi dan Kakao Juga Jadi Sasaran

Pemerintah tidak hanya memfokuskan agenda besar ini pada satu komoditas saja. Berbagai komoditas unggulan Lampung lainnya seperti kopi dan kakao juga masuk dalam daftar peremajaan nasional. Secara keseluruhan, total anggaran yang disiapkan untuk beragam tanaman perkebunan ini mencapai Rp9 triliun hingga tahun 2026.

Baca Juga  Ironi Durian Indonesia, Produksi Terbanyak Dunia Tapi Ekspor Kalah Telak dari Tailan

Wamentan Sudaryono menjelaskan bahwa peremajaan ini merupakan fondasi awal menuju hilirisasi perkebunan yang lebih kuat. Setelah sebelumnya fokus pada swasembada pangan, kini saatnya sektor perkebunan rakyat mendapat giliran untuk naik kelas. Berbagai tanaman mulai dari mete, lada, gambir, hingga pala akan mendapatkan perhatian serupa.

“Yang anggarannya (Rp9 triliun) tidak hanya peremajaan komunitas perkebunan kelapa. Tetapi juga perkebunan kakao, kopi, tebu kelapa dalam, kemudian mete, gambir lada, terus termasuk juga disitu ada pala,” ungkap Sudaryono.

Membangun Pabrik Pengolahan di Tingkat Petani

Strategi besar ini dirancang agar tidak berhenti pada sekadar menanam bibit baru di lahan. Pemerintah pun menyiapkan penguatan industri pengolahan hasil panen sehingga petani tidak hanya menjual bahan mentah.

Baca Juga  Tren Harga Kakao Dunia Meningkat

Rencananya, pembangunan pabrik cokelat, gula, hingga pengolahan kelapa akan melibatkan kolaborasi antara BUMN dan pihak swasta.

Upaya ini diharapkan mampu menjaga nilai tambah komoditas perkebunan tetap berada di tangan petani. Dukungan fasilitas pengolahan menjadi kunci utama agar sektor perkebunan rakyat semakin berdaya saing di pasar luas.

Dengan bibit unggul dan kehadiran pabrik yang dekat dengan lahan, masa depan ekonomi perdesaan diharapkan tumbuh lebih stabil.(*)

Berita Terkait

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor
Hilirisasi Perkebunan, Strategi Kementan Dongkrak Nilai Tambah Tujuh Komoditas Unggulan
Abdul Roni Angkat: Pacu Hilirisasi Perkebunan Lewat Penguatan Ekosistem Hulu-Hilir
Tren Harga Kakao Dunia Meningkat
Kementan Percepat Hilirisasi Kelapa Sawit untuk Perkuat Ekonomi Nasional
Produktivitas Lada Lampung Merosot Tajam, Begini Solusi Kembalikan Kejayaan Rempah Bumi Ruwa Jurai
Cokelat Varietas BL50 Raih Silver Award 2025, Kakao Indonesia Mendunia
Hilirisasi Kelapa Sawit, Dimulai dari Perbaikan Kebun Petani

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 20:04 WIB

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 16 Maret 2026 - 22:38 WIB

Hilirisasi Perkebunan, Strategi Kementan Dongkrak Nilai Tambah Tujuh Komoditas Unggulan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:52 WIB

Abdul Roni Angkat: Pacu Hilirisasi Perkebunan Lewat Penguatan Ekosistem Hulu-Hilir

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:06 WIB

Tren Harga Kakao Dunia Meningkat

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:08 WIB

Hibah Rp10 Triliun Guyur Kebun Kelapa Rakyat, Petani Lampung Bersiap Replanting

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB