Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

(Kitani.id): Pasar global menolak keras produk perikanan yang tidak memiliki rekam jejak legalitas dan keberlanjutan yang jelas. Tanpa sistem ketertelusuran yang mumpuni, komoditas laut Indonesia akan terus tertahan oleh sentimen negatif terkait isu lingkungan dan hak asasi manusia.

Hal tersebut jelas mengancam devisa negara dan kesejahteraan nelayan jika standar pasar internasional tidak segera dipenuhi. Data menunjukkan konsumen dunia tidak lagi hanya mengejar kualitas fisik, melainkan detail asal-usul metode penangkapan hingga dampak ekosistemnya.

Merespons hal tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong implementasi Stelina sebagai solusi teknologi untuk merekam setiap tahapan perjalanan ikan. Langkah ini menjadi syarat mutlak agar produk lokal memiliki identitas digital yang diakui secara transparan oleh pembeli mancanegara.

Baca Juga  Strategi Baru KKP Tekan Biaya Produksi Petambak Tradisional

Transparansi sangat penting bagi pelaku usaha karena menjadi kunci pembuka akses pasar premium yang lebih luas. Dengan jaminan sistem yang kredibel, kepercayaan pembeli akan meningkat sehingga nilai jual produk perikanan Indonesia bisa melonjak signifikan.

Stelina bukan sekadar formalitas, melainkan strategi bertahan hidup di tengah persaingan industri perikanan modern yang menuntut tanggung jawab sosial.

Solusi Digital QR Code

Pemerintah kini menerapkan teknologi QR Code sebagai identitas tunggal produk dari hulu hingga ke tangan konsumen global. Sistem ini dirancang untuk memastikan seluruh proses penangkapan maupun budi daya dilakukan secara legal dan ramah lingkungan.

Baca Juga  Cara Mengelola Gudang Beku Portabel bagi Nelayan di Lampung

“Produk perikanan yang dibutuhkan saat ini bukan lagi sekadar berkualitas, tetapi juga yang berasal dari rantai pasok yang legal, transparan, dan tertelusur,” tegas Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, di Jakarta, Jumat (10 April 2026).

Penerapan sistem ini juga mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih agar hasil tangkapan rakyat bisa langsung terhubung dengan pasar internasional. Dukungan teknologi ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan ekonomi biru yang berkelanjutan.

Jaminan Bebas Illegal Fishing

Melalui interoperabilitas antarsistem, Stelina mampu membuktikan bahwa produk Indonesia bersih dari praktik penangkapan ikan ilegal. Hal ini sekaligus menepis tuduhan miring yang sering menghambat arus ekspor di pelabuhan tujuan luar negeri.

Baca Juga  Ekspor Ikan Budidaya ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji

“Sistem ini menepis isu bahwa produk perikanan Indonesia berasal dari praktik illegal fishing maupun cara yang tidak ramah lingkungan,” jelas Plt Dirjen PDSPKP, Machmud.

Kehadiran Stelina diharapkan menjadi sumbangsih nyata dalam memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok dunia. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi modal utama untuk menjaga keberlanjutan ekologi sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi nasional.(*)

Berita Terkait

Produksi Ikan Nasional Tembus 10 Juta Ton, Pasokan Protein Aman dari El Nino
Peluang Emas Kerja di Jepang, KKP Siapkan SDM Perikanan Indonesia yang Terampil
Cara Mengelola Gudang Beku Portabel bagi Nelayan di Lampung
Strategi Baru KKP Tekan Biaya Produksi Petambak Tradisional
KKP Perketat Masuknya Ikan Impor, Pastikan Produk Perikanan Asing Aman Konsumsi
Ekspor Ikan Budidaya ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
Utang Rp587 Miliar Dialihkan untuk Jaga Terumbu Karang Indonesia
Capai Ekonomi Biru KKP Perkuat Kompetensi SDM Perikanan Lewat Kolaborasi Global

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:51 WIB

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Rabu, 8 April 2026 - 15:43 WIB

Produksi Ikan Nasional Tembus 10 Juta Ton, Pasokan Protein Aman dari El Nino

Selasa, 7 April 2026 - 11:17 WIB

Peluang Emas Kerja di Jepang, KKP Siapkan SDM Perikanan Indonesia yang Terampil

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:45 WIB

Cara Mengelola Gudang Beku Portabel bagi Nelayan di Lampung

Senin, 16 Maret 2026 - 01:58 WIB

Strategi Baru KKP Tekan Biaya Produksi Petambak Tradisional

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB