Perkuat Pangan, Pemerintah Bakal Datangkan 100 Ribu Sapi Brasil ke Indonesia

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Impor 50 ribu hingga 100 ribu sapi bakalan dari Brasil serta pembangunan 5 kawasan peternakan terintegrasi.(Foto: ist)

Impor 50 ribu hingga 100 ribu sapi bakalan dari Brasil serta pembangunan 5 kawasan peternakan terintegrasi.(Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Kebutuhan populasi ternak nasional yang harus segera diperkuat untuk mencukupi stok daging dan susu dalam negeri.

Solusi: Impor 50 ribu hingga 100 ribu sapi bakalan dari Brasil serta pembangunan 5 kawasan peternakan terintegrasi.

Data: Investasi per paket pembangunan mencapai Rp2,4 triliun, mencakup pabrik pakan hingga pengelolaan lahan rumput.

(Kitani.id): Pemerintah tengah serius menggarap proyek peternakan raksasa untuk memastikan stok daging nasional aman terkendali. Langkah nyata ini diawali dengan rencana mendatangkan puluhan ribu sapi bakalan berkualitas dari Brasil.

Baca Juga  Aquaponik Modern, Solusi Pangan Hemat Lahan untuk Warga Kota

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa sebagian sapi tersebut bahkan sudah mulai masuk ke tanah air. Pemerintah menargetkan populasi yang cukup besar untuk mengisi kawasan-kawasan peternakan baru yang sedang dibangun.

“Rencananya 50 ribu sampai 100 ribu ekor. Ada yang dari Brasil, ada yang macam-macam, tapi yang jelas Brasil. Sudah ada yang datang,” ungkap Amran saat berada di Gudang Bulog Jakarta, Rabu (4 Maret 2026).

Menariknya, proyek ini tidak hanya soal memelihara sapi. Pemerintah menyiapkan sistem terintegrasi dari hulu ke hilir. Artinya, di dalam satu kawasan akan tersedia pabrik pakan serta lahan rumput yang luas.

Baca Juga  Stok Daging Sapi di Lampung Aman, Pemprov Pastikan Surplus 3.955 Ton

Skema ini bertujuan agar kesehatan hewan dan stabilitas produksi daging tetap terjaga sepanjang tahun.

Lampung Jadi Titik Pengembangan Ayam Nasional

Selain fokus pada sapi, pemerintah juga memperluas jangkauan ke sektor unggas untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kabar baiknya, Provinsi Lampung terpilih menjadi salah satu lokasi strategis untuk pengembangan peternakan ayam tahap kedua.

Baca Juga  Mentan Amran Perkuat Peran Koperasi, Distribusi Pangan ke Pasar Rakyat Makin Lancar

Pemerintah sudah menyiapkan 18 titik lokasi baru, termasuk di Lampung, Jawa Timur, dan Kalimantan. Selain pembangunan kandang, penyediaan bibit ayam atau day old chick (DOC) juga menjadi prioritas. Langkah ini dilakukan agar peternak kecil tetap mendapatkan pasokan bibit yang stabil dan terjangkau.

Selanjutnya, pemerintah juga berencana memperluas lahan kedelai hingga 1 juta hektare. Lahan-lahan tidur atau lahan sitaan akan dioptimalkan untuk menanam kedelai guna mengurangi ketergantungan impor di masa depan.(*)

Berita Terkait

Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional
Layanan Akurat, Kementan Perkuat Mutu Laboratorium Balai Veteriner Lampung
Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis
Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal
Pastikan Pakan Ternak Berkualitas, Dinas Peternakan Lampung Uji Sampel di Lamsel dan Lamtim
Mentan Amran Permudah Izin Ekspor Unggas
Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal
Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:25 WIB

Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 23:52 WIB

Layanan Akurat, Kementan Perkuat Mutu Laboratorium Balai Veteriner Lampung

Senin, 9 Maret 2026 - 19:32 WIB

Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:13 WIB

Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:01 WIB

Pastikan Pakan Ternak Berkualitas, Dinas Peternakan Lampung Uji Sampel di Lamsel dan Lamtim

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB