Program Desaku Maju Lampung Sasar 800 Titik POC, Fokus Hilirisasi Pertanian

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat memimpin rapat evaluasi Program Desaku Maju Lampung di Ruang Sakai Sambayan. (Foto: ist)

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat memimpin rapat evaluasi Program Desaku Maju Lampung di Ruang Sakai Sambayan. (Foto: ist)

(Kitani.id): Pembangunan di tingkat desa seringkali terhambat oleh lambatnya adaptasi teknologi dan rendahnya nilai jual produk mentah petani. Kondisi ini membuat kemandirian ekonomi desa di Lampung masih memerlukan akselerasi nyata agar tidak tertinggal oleh target pembangunan nasional.

Berdasarkan data evaluasi terbaru, tantangan utama terletak pada distribusi alat pendukung dan efektivitas input pertanian di lapangan.

Pemerintah Provinsi Lampung mencatat perlunya perluasan fasilitas secara masif, mengingat target tahun 2026 mencakup pembangunan bed dryer di 82 lokasi serta penyebaran Pupuk Organik Cair (POC) hingga ke 800 titik.

Upaya ini menjadi sangat krusial bagi para petani dan penggerak desa karena fokus utama program kini bergeser pada hilirisasi. Dengan adanya alat pengering dan pupuk berkualitas, komoditas lokal tidak lagi dijual murah dalam bentuk mentah, melainkan memiliki nilai tambah yang langsung berdampak pada isi kantong masyarakat desa.

Baca Juga  2.651 Desa di Lampung Kini Punya Pos Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Kecil

Target Hilirisasi Desa

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa evaluasi program prioritas Desaku Maju dilakukan untuk memastikan seluruh agenda tetap berada pada jalur yang benar.

Menurutnya, capaian pada tahun sebelumnya menunjukkan hasil yang memuaskan, terutama pada sektor produktivitas lahan. “Hari ini kita lakukan evaluasi program prioritas Desaku Maju untuk memastikan program tersebut masih on track. Alhamdulillah di beberapa bidang, termasuk POC, bed dryer, hingga pelatihan vokasi, masih sesuai dengan visi yang kita harapkan,” ujar Jihan saat memimpin rapat di Ruang Sakai Sambayan, Selasa (7 April 2026).

Baca Juga  Pemerintah Ambil Alih Cicilan Koperasi Desa, Apdesi Soroti Aturan yang Berubah

Jihan menambahkan bahwa penggunaan POC dan fasilitas pengering (bed dryer) terbukti mampu meningkatkan efisiensi kerja petani. Tantangan teknis yang sempat muncul pada 2025 diklaim telah terselesaikan, sehingga tahun 2026 menjadi momentum untuk ekspansi skala besar.

Perluasan ke Sektor Perikanan

Selain menggenjot sektor pertanian, pemerintah juga memberikan perhatian pada pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi bagi 500 peserta. Program ini dirancang agar masyarakat desa memiliki keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Baca Juga  Tak Ada Lagi Anak Desa Basah-basahan ke Sekolah, Presiden Resmikan 218 Jembatan Terpencil

Meskipun saat ini fokus utama masih pada komoditas padi, jagung, dan singkong, Jihan memberikan sinyal positif bagi warga di wilayah pesisir. Pemerintah berencana mengintegrasikan pola bantuan serupa untuk sektor perikanan pada masa mendatang.

“Tujuannya peningkatan kemandirian desa, ekonomi desa, dan terjadinya nilai tambah dari hilirisasi yang ada di desa-desa di seluruh Provinsi Lampung,” tambahnya.

Langkah ini dipastikan akan terus berlanjut hingga akhir masa periode kepemimpinan Gubernur Lampung guna menjaga keberlanjutan ekonomi pedesaan.(*)

Berita Terkait

Dinas PMDT Lampung Fokuskan Pembinaan untuk Dorong Target BUMDES Maju
BUMDES Lampung Jadi Pemasok Utama Makan Bergizi Gratis
Optimalkan Ekonomi Desa, Ribuan BUMDes di Lampung Kini Resmi Berbadan Hukum
Program Desaku Maju Perkuat Sektor Pertanian di Pesawaran
Program Jaga Desa Lampung Selatan Dorong Transparansi
Tak Ada Lagi Anak Desa Basah-basahan ke Sekolah, Presiden Resmikan 218 Jembatan Terpencil
2.651 Desa di Lampung Kini Punya Pos Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Kecil
Strategi Pemprov Lampung Genjot Pengentasan Kemiskinan Desa pada 2027

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:50 WIB

Program Desaku Maju Lampung Sasar 800 Titik POC, Fokus Hilirisasi Pertanian

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:29 WIB

Dinas PMDT Lampung Fokuskan Pembinaan untuk Dorong Target BUMDES Maju

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:45 WIB

BUMDES Lampung Jadi Pemasok Utama Makan Bergizi Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Optimalkan Ekonomi Desa, Ribuan BUMDes di Lampung Kini Resmi Berbadan Hukum

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:39 WIB

Program Desaku Maju Perkuat Sektor Pertanian di Pesawaran

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB