Inti Berita:
• Masalah: Perlunya kepastian keberlanjutan bantuan ternak bagi kesejahteraan masyarakat desa.
• Solusi: Pendampingan intensif dan evaluasi rutin oleh Disnakkeswan Lampung pada kelompok penerima hibah.
• Data: Bantuan 100 ekor ayam menghasilkan produksi telur 67% dengan harga jual Rp26.000/kg.
(Kitani.id): Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung terus memantau perkembangan bantuan ternak di lapangan. Tim yang dipimpin Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak mengunjungi Kelompok Tani Tunas Karya II, Jati Agung.
Kunjungan pada Jumat (6/2) ini bertujuan melakukan monitoring dan evaluasi bantuan tahun 2025. Mudiyono selaku ketua kelompok menyambut langsung kehadiran tim di lokasi kandang.
“Kami menerima bantuan 100 ekor ayam petelur beserta pakan tahun lalu,” ujar Mudiyono saat menjelaskan perkembangan ternaknya. Saat ini, kondisi kesehatan ternak terjaga sangat baik dan menunjukkan hasil yang memuaskan.
Produksi Telur Capai 67 Persen
Ayam bantuan tersebut kini telah mencapai angka produksi telur sebesar 67 persen. Keberhasilan ini tidak lepas dari sistem pemeliharaan intensif yang diterapkan oleh para peternak.
Para anggota kelompok menggunakan sistem kandang baterai agar kesehatan ayam lebih terkontrol. Mereka memberikan pakan konsentrat dua kali sehari, yakni pada waktu pagi dan sore hari.
Takaran pakan diberikan secara konsisten sebanyak 120 gram untuk setiap ekor per harinya. Selain itu, pemberian air minum juga dilakukan secara terus-menerus atau adlibitum bagi ternak.
Pemasaran Lancar dan Harga Stabil
Peternak mengaku tidak menemui kendala berarti dalam memasarkan hasil panen telur mereka. Penjualan dilakukan secara mandiri dengan mengikuti perkembangan harga terbaru yang berlaku di pasar.
Saat ini, harga telur di tingkat peternak menyentuh angka Rp26.000 per kilogram. Untuk setiap satu kilogramnya, rata-rata berisi sekitar 17 hingga 19 butir telur segar.
Program hibah ini merupakan langkah nyata Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung Program Makan Gizi Gratis. Harapannya, kegiatan ini mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)








