Perdagangan Karbon Lampung, Amazon Lirik Potensi Hijau di Way Kambas

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kerja sama investasi hijau dengan perusahaan global, Amazon.(ilustrasi: Kitani.id)

Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kerja sama investasi hijau dengan perusahaan global, Amazon.(ilustrasi: Kitani.id)

Inti Berita:

Masalah: Perlunya percepatan agenda penurunan emisi global melalui investasi yang berkelanjutan.

Solusi: Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kerja sama investasi hijau dengan perusahaan global, Amazon.

Data: Kunjungan lapangan dilakukan di TNWK Lampung Timur pada Selasa (10/2/2026) dengan dukungan penuh OJK dan Kemenhut.

(Kitani.id): Pemerintah Provinsi Lampung kini membuka peluang besar bagi investasi hijau global. Perusahaan raksasa Amazon menyatakan ketertarikannya pada potensi perdagangan karbon Lampung yang sangat menjanjikan. Langkah strategis ini terungkap saat kunjungan lapangan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Dorong Integrasi Program Desaku Maju untuk Perkuat Ekonomi Desa

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyambut hangat ketertarikan investor global ini. Dia menilai Lampung punya sumber daya alam yang relevan dengan agenda penurunan emisi dunia. Selain itu, kawasan perhutanan sosial di Lampung sangat potensial dikembangkan dalam skema karbon.

“Lampung memiliki kawasan hutan yang potensial untuk dikembangkan sebagai bagian dari perdagangan karbon Lampung. Hal ini menjadi peluang strategis untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jihan, Selasa (10 Februari 2026).

Baca Juga  Wagub Jihan Dorong Penguatan Regulasi Desa Melalui Diseminasi BULD DPD RI

Dia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung investasi yang berkelanjutan. Maka dari itu, pendekatan kolaboratif sangat diperlukan agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang. Investasi ini harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga di sekitar hutan.

Langkah Awal Transaksi Karbon Dunia

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, menjelaskan bahwa investor ingin melihat langsung kondisi lapangan. Pihak Amazon berencana melakukan transaksi melalui skema penyerapan karbon di kawasan hutan. Kemudian, Yanyan memperkenalkan potensi yang ada di Way Kambas hingga perhutanan sosial di Pesawaran.

Baca Juga  Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

“Mereka berencana melakukan carbon trading dengan Indonesia, dan Lampung menjadi lokasi yang diharapkan,” kata Yanyan.

Meskipun proses transaksi masih panjang, kunjungan ini merupakan awal yang sangat positif. Apalagi Lampung kini menjadi proyek percontohan nasional untuk Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Dukungan dari OJK dan Kementerian Kehutanan juga mempercepat terbentuknya ekosistem perdagangan karbon Lampung.(*)

Berita Terkait

Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis
Menteri Kehutanan Keluhkan Kurangnya Jumlah Polisi Hutan
MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, Menteri LH Beri Apresiasi
Jejak Harimau Sumatra Muncul di Kebun Nanas Lampung Timur
Dana Masyarakat untuk Lingkungan Cair, Kemenhut Gandeng Norwegia Bantu Warga
Penataan Embung Teknik Unila, Rektor Tebar 200 Kilogram Benih Ikan
Bupati Ela Dorong Agroforestry Kakao Jadi Contoh Praktik Baik di Lampung Timur
Prabowo Alokasikan Rp2 Triliun untuk Konservasi Way Kambas Lampung

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:09 WIB

Menteri Kehutanan Keluhkan Kurangnya Jumlah Polisi Hutan

Senin, 16 Februari 2026 - 19:55 WIB

MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, Menteri LH Beri Apresiasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:22 WIB

Jejak Harimau Sumatra Muncul di Kebun Nanas Lampung Timur

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:37 WIB

Dana Masyarakat untuk Lingkungan Cair, Kemenhut Gandeng Norwegia Bantu Warga

Berita Terbaru