Pemerintah Kucurkan KUR Rp 50 Triliun, Peternak Ayam Lampung Siap Pasok Program Makan Bergizi

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah suport pengembangan ekosistem peternakan dari hulu hingga ke hilir secara terintegrasi.(foto: ist)

Pemerintah suport pengembangan ekosistem peternakan dari hulu hingga ke hilir secara terintegrasi.(foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Kebutuhan stok telur nasional mencapai 1 juta ton dan daging ayam 1,5 juta ton untuk mendukung program nasional pada 2026.

Solusi: Pemerintah menyediakan plafon KUR Rp 50 triliun dengan bunga rendah serta pembangunan ekosistem ternak terintegrasi melalui BPI Danantara.

Data: Bunga KUR hanya 3 persen. Target penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 82,9 juta orang.

(Kitani.id): Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membawa kabar gembira bagi para peternak ayam di tanah air. Pemerintah kini menggelontorkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 50 triliun. Menariknya, bunga pinjaman ini sangat ringan, yakni hanya 3 persen saja.

Baca Juga  Hilirisasi Tiga Komoditas Pertanian Mampu Hasilkan Nilai Setara Tujuh Tahun APBN

Amran menyampaikan informasi ini saat membekali ratusan anggota PWI di Cibodas, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026). Nantinya, para peternak yang mendapat fasilitas ini wajib menyuplai telur dan daging ayam. Hal tersebut bertujuan untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan pemerintah.

Lampung Jadi Lokasi Pembangunan Ekosistem Ternak Terintegrasi

Selain peternak mandiri, KUR ini juga menyasar koperasi dan pelaku UMKM sektor peternakan ayam. Semua pihak diharapkan bahu-membahu menyediakan stok pangan nasional. Saat ini, target stok nasional mencapai 1 juta ton telur dan 1,5 juta ton daging ayam.

Baca Juga  Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum

Kebutuhan untuk program MBG sendiri sangatlah besar. Tercatat perlu 700 ribu ton telur dan 1,1 juta ton daging ayam sepanjang tahun 2026. Oleh sebab itu, modal usaha dengan bunga rendah ini menjadi angin segar bagi peternak lokal.

Pemerintah juga menyiapkan dana tambahan Rp 20 triliun melalui BPI Danantara. Lembaga ini akan membangun ekosistem peternakan dari hulu hingga ke hilir secara terintegrasi. Fasilitasnya meliputi pabrik pakan, pabrik bibit DOC, hingga pabrik vaksin ayam.

Baca Juga  Ekonomi Lampung Berdenyut Lewat Dapur Gizi SPPG

Kabar baiknya, Lampung terpilih sebagai satu dari 12 provinsi tahap pertama pembangunan proyek ini. Fasilitas gudang pendingin dan sistem logistik juga akan dibangun sebelum Ramadhan tahun ini. Langkah ini menjadi solusi permanen untuk menjaga stabilitas stok pangan di wilayah kita.(*)

Berita Terkait

Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal
Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur
Cegah Penyakit Zoonosis, Lampung Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor
Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum
Pemerintah Bangun Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Guna Lindungi Peternak Kecil
Sapi BIBD Lampung Diuji Lab, Jamin Kualitas Straw dan Bibit Unggul
Dua Perusahaan Unggas di Lampung Utara Audit NKV, Jamin Telur Aman Konsumsi
Ayam Petelur Jati Agung Produktif, Dukung Program Makan Gizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:36 WIB

Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 19:21 WIB

Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur

Senin, 23 Februari 2026 - 16:35 WIB

Cegah Penyakit Zoonosis, Lampung Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor

Senin, 23 Februari 2026 - 09:26 WIB

Aman Dikonsumsi, Ayam PT Central Avian Pertiwi Bebas Pullorum

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:04 WIB

Pemerintah Bangun Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Guna Lindungi Peternak Kecil

Berita Terbaru