Menteri Kehutanan Keluhkan Kurangnya Jumlah Polisi Hutan

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luas hutan Indonesia mencapai 125 juta hektar yang harus dijaga. Sedangkan jumlah polisi hutan hanya ada sekitar 4.800 di seluruh Indonesia. (Ilustrasi: Kitani.id)

Luas hutan Indonesia mencapai 125 juta hektar yang harus dijaga. Sedangkan jumlah polisi hutan hanya ada sekitar 4.800 di seluruh Indonesia. (Ilustrasi: Kitani.id)

Inti Berita:

Masalah: Jumlah polisi hutan (polhut) sangat minim dibandingkan luas hutan Indonesia.

Solusi: Rencana penambahan hingga 70.000 polhut sesuai arahan Presiden Prabowo.

Data: Satu polhut saat ini harus mengawasi 26.000 hektar kawasan hutan.

(Kitani.id): Kondisi hutan kita saat ini sedang dalam keadaan yang cukup mengkhawatirkan. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, memaparkan fakta pahit mengenai penjagaan kawasan hutan Indonesia. Ternyata, jumlah polisi hutan (polhut) kita masih sangat jauh dari kata ideal. Padahal, luas hutan Indonesia mencapai 125 juta hektar yang harus dijaga.

Fakta ini terungkap saat Raja Juli menghadiri sebuah acara di Jember, Sabtu (21 Februari 2026). Ia menyebutkan bahwa saat ini hanya ada sekitar 4.800 polhut di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Strategi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

Artinya, satu orang petugas harus mengawasi lebih dari 26.000 hektar kawasan hutan.

“Kita memiliki otoritas mengamankan 125 juta hektar, tetapi polhutnya hanya 4.800 orang. Bagaimana mungkin kita bisa mengawasi ilegal logging?” ucap Menhut.

Ancaman Pembalakan Liar dan Sawit Ilegal

Minimnya personel ini membuat Kementerian Kehutanan merasa sangat kewalahan dalam bekerja. Akibatnya, pengawasan terhadap praktik pembalakan liar atau ilegal logging menjadi sangat lemah.

Selain itu, perambahan hutan untuk perkebunan sawit ilegal juga terus menjadi ancaman. Hal ini tentu menjadi peringatan bagi kita semua, termasuk masyarakat di Lampung.

Baca Juga  Bulog Siapkan 100 Ribu Ton Minyakita Demi Stabilkan Harga di Pasar

Ketimpangan jumlah petugas ini juga terlihat nyata di wilayah Pulau Sumatera. Sebagai contoh, di Sumatera Barat, lahan seluas 2,3 juta hektar hanya dijaga 49 polhut. Raja Juli menegaskan bahwa kondisi ini sangat menyulitkan petugas menjaga kelestarian ekosistem.

“Bayangin, 3,5 juta hektar hutan diawasi hanya 64 orang. Ini adalah kegilaan,” tegas Raja Juli memberikan gambaran di daerah lain.

Target Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Presiden RI, Prabowo Subianto, rupanya telah memberikan perhatian khusus terkait masalah ini. Presiden mengusulkan rasio pengawasan yang jauh lebih ketat demi keselamatan hutan.

Baca Juga  Ekoteologi Islam Jadi Kunci Benahi Kerusakan Hutan dan Lingkungan di Sumatera

Prabowo menginginkan satu polisi hutan setidaknya hanya mengawasi sekitar 2.000 hektar lahan saja. Langkah ini diharapkan bisa menekan angka kerusakan hutan secara signifikan di masa depan.

Namun, untuk mencapai target tersebut, pemerintah setidaknya membutuhkan tambahan 70.000 personel. Raja Juli mengakui bahwa proses penambahan ini memerlukan waktu koordinasi antar kementerian.

“Artinya, kita membutuhkan sekitar 70.000 tambahan polhut,” ungkapnya terkait rencana jangka panjang tersebut. Hal ini menyangkut aturan regulasi serta kesiapan anggaran negara yang cukup besar.(*)

Berita Terkait

Strategi Mitigasi Karhutla 2026, Ancaman Kemarau Panjang Menanti
Kemenhut Dorong Pertanian Berbasis Artificial Intelligence untuk Percepat Swasembada Pangan
Perkuat Kesejahteraan Petani Hutan, Wagub Jihan Nurlela Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor
Investasi Karbon di Taman Nasional Indonesia
Solusi Permanen Konflik Gajah TNWK, Pagar Pembatas 138 Kilometer Mulai Dibangun
Wamen LHK Rohmat Marzuki Ajak Rimbawan Perkuat Ekonomi Hijau di Bulan Ramadan
Hari Bakti Rimbawan, Momentum Perkuat Jati Diri Penjaga Hutan
Menjaga Napas Hutan, Etika Islam dalam Memanen Kekayaan Alam

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:24 WIB

Strategi Mitigasi Karhutla 2026, Ancaman Kemarau Panjang Menanti

Sabtu, 4 April 2026 - 23:58 WIB

Kemenhut Dorong Pertanian Berbasis Artificial Intelligence untuk Percepat Swasembada Pangan

Sabtu, 4 April 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kesejahteraan Petani Hutan, Wagub Jihan Nurlela Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:56 WIB

Investasi Karbon di Taman Nasional Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:08 WIB

Solusi Permanen Konflik Gajah TNWK, Pagar Pembatas 138 Kilometer Mulai Dibangun

Berita Terbaru

Ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino diprediksi melanda Lampung pada Mei hingga September 2026.(ilustrasi: Kitani.id)

Dinamika

Mitigasi El Nino Lampung Jaga Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:32 WIB

Produk perikanan Indonesia sulit bersaing global karena isu transparansi dan legalitas rantai pasok.(Foto: ist)

Perikanan

Stelina Perkuat Daya Saing Produk Perikanan Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:51 WIB