Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerapan teknologi budidaya yang tepat diprediksi mampu mendongkrak produktivitas ayam petelur hingga angka 90 persen. (Foto: ist)

Penerapan teknologi budidaya yang tepat diprediksi mampu mendongkrak produktivitas ayam petelur hingga angka 90 persen. (Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Perlunya stabilitas pasokan telur nasional dan pemenuhan kebutuhan protein skala besar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Solusi: Mempercepat investasi terintegrasi dan kemitraan strategis guna memberikan akses bibit serta pakan berkualitas bagi peternak rakyat.

Data: Penerapan teknologi budidaya yang tepat diprediksi mampu mendongkrak produktivitas ayam petelur hingga angka 90 persen.

(Kitani.id): Kementerian Pertanian (Kementan) sedang memacu investasi di sektor ayam petelur sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi peternak lokal.

Baca Juga  Layanan Akurat, Kementan Perkuat Mutu Laboratorium Balai Veteriner Lampung

Upaya ini bukan sekadar mengejar angka produksi, melainkan bagian dari misi besar menjamin stok pangan nasional. Terlebih, kebutuhan protein dalam jumlah besar sangat diperlukan untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi fokus pemerintah saat ini.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menjelaskan bahwa subsektor peternakan memerlukan perbaikan tata kelola dari hulu hingga ke hilir. Melalui investasi yang terintegrasi, peternak kecil diharapkan bisa mendapatkan kepastian pasar dan pendapatan yang lebih stabil.

Baca Juga  Mentan Amran Borong Teknologi Kampus untuk Petani

“Investasi pada pengembangan ayam petelur membuka ruang kemitraan strategis yang memberikan peternak rakyat akses terhadap bibit unggul,” jelas Agung, Sabtu (14 Maret 2026). (*)

Berita Terkait

Layanan Akurat, Kementan Perkuat Mutu Laboratorium Balai Veteriner Lampung
Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis
Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal
Pastikan Pakan Ternak Berkualitas, Dinas Peternakan Lampung Uji Sampel di Lamsel dan Lamtim
Perkuat Pangan, Pemerintah Bakal Datangkan 100 Ribu Sapi Brasil ke Indonesia
Mentan Amran Permudah Izin Ekspor Unggas
Pemerintah Pastikan Impor Ayam dan Beras Amerika Tidak Ganggu Petani Lokal
Pastikan Telur Higienis, Dinas Peternakan Lampung Audit NKV di Lampung Timur

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:25 WIB

Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 23:52 WIB

Layanan Akurat, Kementan Perkuat Mutu Laboratorium Balai Veteriner Lampung

Senin, 9 Maret 2026 - 19:32 WIB

Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:13 WIB

Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:01 WIB

Pastikan Pakan Ternak Berkualitas, Dinas Peternakan Lampung Uji Sampel di Lamsel dan Lamtim

Berita Terbaru

Penguatan rantai pasok kakao melalui agregasi petani, perbaikan sistem pascapanen, dan integrasi logistik dari hulu ke hilir.

Perkebunan

Membenahi Rantai Pasok Kakao Nasional untuk Tekan Impor

Senin, 23 Mar 2026 - 20:04 WIB