Memutus Rantai Kerugian, Hilirisasi Perunggasan Kementan Lindungi Peternak Rakyat

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementan menjalankan program hilirisasi perunggasan yang terintegrasi dari penyediaan bibit hingga pemotongan dan pemasaran.(Foto: ist)

Kementan menjalankan program hilirisasi perunggasan yang terintegrasi dari penyediaan bibit hingga pemotongan dan pemasaran.(Foto: ist)

Inti Berita:

Masalah: Peternak ayam sering terjebak fluktuasi harga yang tidak stabil dan rantai distribusi yang terlalu panjang.

Solusi: Kementan menjalankan program hilirisasi perunggasan yang terintegrasi dari penyediaan bibit hingga pemotongan dan pemasaran.

Data/Target: Pembangunan infrastruktur paralel di lima wilayah prioritas dengan kolaborasi BUMN dan swasta menuju Indonesia Emas 2045.

(Kitani.id): Sistem integrasi dari hulu hingga hilir menjadi jawaban atas persoalan harga ayam yang sering tidak menentu di tingkat peternak lokal. Melalui skema ini, pemerintah membangun ekosistem yang menyatukan penyediaan bibit, pakan, hingga distribusi pasar dalam satu rantai yang kuat.

Baca Juga  Stok Beras Lampung Melimpah, Bulog Jamin Aman Hingga Lebaran 2026

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan perintah langsung Presiden Prabowo untuk mempercepat hilirisasi di seluruh sektor. Menurut Amran, langkah ini bertujuan memberikan nilai tambah nyata bagi daerah dan kesejahteraan peternak.

“Hilirisasi harus memberikan nilai tambah bagi daerah dan peternak. Peternak lokal harus menjadi bagian dari rantai usaha yang kuat, sehingga usaha mereka lebih berkelanjutan,” ujarnya, seraya menambahkan, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan peternak rakyat bisa menikmati keuntungan lebih besar melalui efisiensi rantai pasok, Sabtu (28 Maret 2026).

Baca Juga  Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal

Progres Fisik Infrastruktur di Lima Wilayah Prioritas

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menekankan pentingnya bukti nyata pembangunan di lapangan agar manfaatnya segera terasa.

Pembangunan kandang, rumah potong hewan unggas, hingga pabrik pakan kini sedang berjalan secara serentak di lima titik wilayah prioritas.

“Mulai dari kandang, rumah potong hewan unggas, hingga pabrik pakan. Harus ada perkembangan yang terlihat,” tegasnya saat rapat evaluasi di Kantor Pusat Kementan, Kamis (26 Maret 2026).

Baca Juga  Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis

Selain itu, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Makmun, menambahkan bahwa infrastruktur ini berfungsi memotong rantai distribusi yang panjang. Alhasil, stabilitas harga daging ayam di tingkat peternak akan lebih terjaga dan tetap kompetitif di pasar.(*)

Berita Terkait

Ayam Lebih Sehat dan Bebas Bergerak, Intip Keunggulan Sistem Cage Free
Sistem Cage Free, Langkah Modern Tingkatkan Kesejahteraan Ayam Petelur
Cara Mencegah Penyebaran PMK di Lampung Timur
Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional
Layanan Akurat, Kementan Perkuat Mutu Laboratorium Balai Veteriner Lampung
Tim Medik Lampung Periksa Sapi di Campang Tiga Antisipasi Brucellosis
Haryanto Farm Lampung Selatan Audit NKV, Jamin Telur Aman dan Halal
Pastikan Pakan Ternak Berkualitas, Dinas Peternakan Lampung Uji Sampel di Lamsel dan Lamtim

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:41 WIB

Ayam Lebih Sehat dan Bebas Bergerak, Intip Keunggulan Sistem Cage Free

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:30 WIB

Sistem Cage Free, Langkah Modern Tingkatkan Kesejahteraan Ayam Petelur

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:18 WIB

Memutus Rantai Kerugian, Hilirisasi Perunggasan Kementan Lindungi Peternak Rakyat

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:40 WIB

Cara Mencegah Penyebaran PMK di Lampung Timur

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:25 WIB

Genjot Investasi Ayam Petelur, Upaya Kementan Amankan Pasokan Protein Nasional

Berita Terbaru