(Kitani.id): Dunia hiburan yang serba cepat ternyata tidak selamanya menjadi tujuan utama bagi artis papan atas seperti Dian Sastro. Baru-baru ini, pemeran utama “Gadis Kretek” tersebut mengungkapkan keinginan yang cukup mengejutkan untuk meninggalkan Jakarta.
Namun, alasan di balik rencana tersebut bukanlah sekadar mencari ketenangan, melainkan ingin fokus belajar menjadi petani di kebun sendiri. Apalagi, tren gaya hidup kembali ke alam kini mulai memenuhi linimasa media sosialnya. Hal tersebut membuat Dian merasa bahwa kebahagiaan sejati mungkin tidak lagi berada di bawah lampu sorot ibu kota.
Selain itu, ia merasa ada panggilan untuk lebih peduli terhadap apa yang dikonsumsi sehari-hari melalui kemandirian pangan.
Belajar Riset dan Incar Lahan di Desa
Meskipun saat ini masih dalam tahap riset, Dian mengaku sangat serius untuk mewujudkan mimpinya memiliki sebidang tanah. Pasalnya, ia ingin membangun sistem swasembada pangan pribadi agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan pasar.
Keinginan ini semakin kuat saat melihat rekan sesama artis sudah mulai mengambil langkah serupa di daerah.
“Gue ngelihat Luna Maya beli tanah di Gunung Kidul, gue jadi kayak terinspirasi kepingin ngikut gitu, jadi tetanggaan sama Luna,” ungkap Dian Sastro dalam percakapannya di kanal YouTube Raditya Dika, baru-baru ini.
Meninggalkan Ego dan Mencari Makna Hidup
Selain urusan pangan, pindah ke desa juga menjadi cara Dian untuk melepas beban popularitas yang selama ini melekat padanya. Karena itu, ia membayangkan sebuah kehidupan di mana dirinya bukan lagi seorang bintang besar, melainkan hanya warga biasa yang menikmati sore di depan kebun.
Menurutnya, momen sederhana bersama keluarga di alam terbuka merupakan kemewahan yang sulit didapatkan di Jakarta. Kemudian, ia menambahkan bahwa segala pencapaian materi dan nama besar tidak akan dibawa mati.
“Mungkin meaning atau makna hidup jangan-jangan adanya di situ. Di saat kita sore ngopi di depan kebun gitu sama anak-anak,” tuturnya. Baginya, kembali ke alam adalah cara paling jujur untuk menjadi diri sendiri tanpa perlu memedulikan penilaian orang lain.(*)








