Inti Berita:
• Masalah: Tantangan krisis iklim memerlukan aksi nyata masyarakat adat di tingkat tapak.
• Solusi: Peluncuran Dana Masyarakat untuk Lingkungan guna mendukung hibah pelestarian hutan lestari.
• Data: Penyaluran dana sebelumnya mencapai Rp19,31 miliar bagi 561 kelompok penerima manfaat.
(Kitani.id): Kementerian Kehutanan kembali membuka akses pendanaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program ini menyasar kelompok pegiat lingkungan hingga masyarakat adat pedesaan. Oleh karena itu, Menhut Raja Juli Antoni meluncurkan Dana Masyarakat untuk Lingkungan.
Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah negara Norwegia. Dukungan tersebut masuk dalam skema kerja sama Result Based Contribution. Selanjutnya, dana hibah ini akan fokus pada pengelolaan hutan yang lestari.
“Kementerian Kehutanan sangat berbangga hati menerima kunjungan sahabat kami dari Norwegia,” kata Raja Juli.
Peluang Hibah Melalui Dana Masyarakat untuk Lingkungan
Layanan hibah ini membuka kesempatan besar bagi LSM dan NGO lokal. Masyarakat adat juga dapat mendaftar sebagai calon penerima dana bantuan tersebut. Tujuannya adalah mendukung kegiatan pelestarian alam di tingkat paling bawah.
Pendaftaran program ini sangat penting untuk penguatan ekonomi masyarakat sekitar hutan. Kemudian, dana tersebut akan membantu upaya pencegahan kebakaran hutan secara mandiri. Oleh sebab itu, Raja Juli berharap kuota penerima tahun ini meningkat.
“Masyarakat hingga masyarakat adat dapat mendaftar menjadi penerima atau calon penerima hibah,” ujarnya.
Target Perluasan Penerima Manfaat di Seluruh Provinsi
Tahun lalu, pemerintah sukses menyalurkan dana sebesar Rp19,31 miliar secara nasional. Sebanyak 561 kelompok masyarakat telah merasakan manfaat dari pendanaan lingkungan ini. Maka, total individu yang terlibat mencapai lebih dari 31 ribu orang.
Ke depan, Raja Juli menargetkan peningkatan jumlah dana bagi kelompok masyarakat. Beliau akan bersinergi dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Jadi, jumlah penerima hibah Dana Masyarakat untuk Lingkungan bisa semakin luas.
Terlebih lagi, kerja sama internasional ini krusial untuk mengatasi krisis iklim. Sinergi lintas negara menjadi solusi tepat dalam menangani pemanasan global saat ini. Akhirnya, kelestarian hutan Indonesia akan memberikan manfaat ekonomi bagi rakyat.(*)








